Samarinda, 22 April 2026 — Pemerintah Kota Samarinda bergerak cepat melakukan peninjauan langsung ke kawasan Teras Samarinda pasca aksi massa 21 April (Aksi 214). Kunjungan tersebut dipimpin oleh Andi Harun pada Rabu (22/4/2026) pukul 16.00 WITA, bertempat di Jalan Gajah Mada, Kelurahan Jawa, Kecamatan Samarinda Ulu.
Kegiatan ini dihadiri sekitar 30 orang dari unsur Pemerintah Kota Samarinda dan stakeholder terkait, di antaranya Wakil Wali Kota Saefuddin Zuhri, Sekda Neneng Chamelia Santi, serta sejumlah kepala perangkat daerah dan perwakilan media.
Peninjauan dilakukan untuk melihat langsung kondisi fasilitas publik di Teras Samarinda setelah digunakan sebagai lokasi penyampaian aspirasi masyarakat dalam Aksi 214.
Selain Wali Kota dan Wakil Wali Kota, kegiatan ini turut dihadiri pejabat penting seperti Asisten II Marnabas Patiroy, Plt Kepala DPUPR Hendra Kusuma, Plt Kepala DLH Suwarso, serta unsur Satpol PP, Kesbangpol, dan instansi terkait lainnya.
Kegiatan berlangsung pada Rabu, 22 April 2026, mulai pukul 16.00 hingga 16.35 WITA di kawasan Teras Samarinda, Jalan Gajah Mada, Samarinda Ulu.
Peninjauan ini merupakan bentuk respons cepat pemerintah daerah dalam memastikan kondisi fasilitas publik tetap terjaga pasca aksi massa, sekaligus mengidentifikasi tingkat kerusakan yang terjadi.
Dalam keterangannya, Wali Kota Andi Harun menyampaikan bahwa secara umum kondisi Teras Samarinda masih dalam keadaan baik.
“Memang ada sedikit kerusakan, namun tidak terlalu fatal. Ini menunjukkan tingkat kesadaran masyarakat cukup tinggi dalam menjaga fasilitas publik meskipun jumlah massa aksi cukup besar,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa terdapat kerusakan pada salah satu bagian pembatas (barrier), namun dinilai tidak signifikan dan masih dapat segera diperbaiki.
Pemerintah Kota Samarinda memastikan bahwa petugas telah mulai bergerak untuk melakukan perbaikan sejak hari ini dan ditargetkan dalam beberapa hari ke depan kondisi kawasan akan kembali normal.
Selain itu, Wali Kota juga mengapresiasi seluruh elemen masyarakat yang telah menyampaikan aspirasi secara tertib dan damai.
“Kami menghargai kebebasan berpendapat yang dilakukan secara bertanggung jawab. Ini menjadi bukti bahwa masyarakat Samarinda mampu menjaga kondusivitas kota,” tambahnya.
Kunjungan ini menegaskan komitmen Pemerintah Kota Samarinda dalam menjaga fasilitas publik sekaligus memperkuat sinergi dengan masyarakat. Pemkot juga mengajak seluruh elemen untuk terus menjaga ketertiban dan berkontribusi demi kemajuan Kota Samarinda.
Jurnalis: HR















