BALIKPAPAN – Polda Kalimantan Timur (Kaltim) melaksanakan kunjungan ke Universitas Balikpapan (Uniba) dalam rangka menjajaki pendirian Pusat Kajian Kepolisian.
Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu, 11 Februari 2026, pukul 12.00 WITA hingga selesai, bertempat di kampus Uniba.
Kunjungan dihadiri jajaran pimpinan Universitas Balikpapan, di antaranya Rektor Uniba bersama Wakil Rektor I, II, dan III, Direktur Sekolah Pascasarjana, Direktur Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Dekan Fakultas Hukum, Ketua Program Studi Magister Hukum, Kepala Divisi Kerja Sama Hukum dan Humas, Wakil Dekan Fakultas Kedokteran, serta staf kerja sama.
Dari pihak Polda Kaltim turut hadir Karo SDM Polda Kaltim, Dirbinmas Polda Kaltim, Auditor Kepolisian TK. III Itwasda, Kabagbinops Roops Polda Kaltim, Kabagbinops Ditbinmas, Kasubbidbankum Bidkum Polda Kaltim, Kasubbagselek Bagdalpers Ro SDM Polda Kaltim, Paursubbagselek Bagdalpers Ro SDM Polda Kaltim, serta Pamin 5 Subbagrenmin Roops Polda Kaltim.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas rencana pola pembelajaran dan pengelolaan Pusat Kajian Kepolisian di lingkungan Uniba.
Pusat kajian ini diharapkan menjadi wadah pengembangan kajian strategis di bidang kepolisian sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat.
Universitas Balikpapan menyatakan kesiapan mendukung pendirian pusat kajian tersebut.
Dukungan itu sejalan dengan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang telah dimiliki, khususnya terkait pengembangan kemampuan personel Polda Kaltim.
Selain itu, pertemuan juga menyepakati usulan perubahan nomenklatur dari Pusat Studi Kepolisian menjadi Pusat Kajian Kepolisian.
Kedua institusi merencanakan penandatanganan PKS pendirian pusat kajian pada Maret 2026 di Universitas Balikpapan. Apabila memungkinkan, kegiatan launching juga akan dilaksanakan di Uniba.
Melalui kunjungan ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara Polda Kaltim dan Universitas Balikpapan dalam pengembangan keilmuan, riset, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang kepolisian guna mendukung terwujudnya Polri yang Presisi.
Jurnalis: Hmd.
Penerbit: Marihot.















