BALIKPAPAN – Kepedulian terhadap masyarakat tidak selalu harus diwujudkan melalui sesuatu yang besar. Terkadang, sebuah perhatian sederhana, sapaan yang tulus, dan uluran tangan di saat yang tepat mampu menghadirkan arti yang begitu dalam bagi mereka yang menerimanya.
Semangat itulah yang ditunjukkan jajaran Polwan Polda Kalimantan Timur bersama Bhayangkari Daerah Kaltim saat menggelar bakti sosial di Puskesmas Prapatan, Kecamatan Balikpapan Kota, Selasa (6/10/2026).
Dipimpin Kompol Rosa Asmiranty N., S.Sos., Polwan Biro Rena Polda Kaltim membagikan 200 pcs gula pasir kepada masyarakat di sekitar Puskesmas Prapatan.
Kegiatan tersebut bukan sekadar pembagian bantuan. Di balik setiap paket yang diserahkan, terdapat pesan kepedulian bahwa masyarakat adalah bagian penting yang selalu mendapat perhatian dari keluarga besar Polri.
Dengan turun langsung menemui warga, para Polwan dan Bhayangkari tidak hanya menyerahkan bantuan, tetapi juga menyempatkan diri menyapa, berbincang dan mendengarkan masyarakat. Kehadiran tersebut menciptakan suasana hangat dan penuh kekeluargaan.
Bagi warga, mungkin bantuan itu sederhana. Namun perhatian yang diberikan secara langsung menjadi sesuatu yang jauh lebih berarti.
Kompol Rosa Asmiranty mengatakan, kegiatan sosial tersebut merupakan bentuk kepedulian dan perhatian Polwan serta Bhayangkari kepada masyarakat.
> “Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan perhatian kami kepada masyarakat. Semoga bantuan yang diberikan dapat bermanfaat dan membawa sedikit kebahagiaan bagi warga yang menerimanya,” ujar Kompol Rosa.
Ia berharap semangat berbagi dan kepedulian tersebut tidak berhenti pada kegiatan ini saja, tetapi terus tumbuh menjadi bagian dari pengabdian kepada masyarakat.
Sebab kepedulian bukan hanya tentang seberapa besar bantuan yang diberikan, melainkan seberapa tulus seseorang hadir ketika masyarakat membutuhkan perhatian.
Suasana haru dan bahagia pun terasa ketika bantuan diterima warga. Senyum dan ucapan terima kasih menjadi bagian dari momen sederhana yang memperlihatkan kuatnya hubungan kemanusiaan antara Polri dan masyarakat.
Salah seorang warga penerima bantuan menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan.
> “Terima kasih kepada ibu-ibu Polwan dan Bhayangkari yang sudah memberikan bantuan kepada kami. Bantuan ini sangat bermanfaat untuk kebutuhan sehari-hari. Kami juga senang karena bisa bertemu langsung dan mendapat perhatian dari pihak kepolisian,” ungkapnya.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa Polri bukan hanya hadir ketika masyarakat membutuhkan perlindungan, tetapi juga hadir ketika masyarakat membutuhkan kepedulian.
Melalui langkah sederhana tersebut, Polwan Polda Kaltim dan Bhayangkari Daerah Kaltim terus menanamkan semangat peduli, berbagi dan mengabdi.
Karena pada akhirnya, pengabdian yang paling menyentuh bukan hanya yang terdengar besar, tetapi yang mampu dirasakan langsung oleh masyarakat—dengan ketulusan, kehangatan dan kepedulian.
//Red/Hmd/















