Medan || 5 Mei 2026, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Medan, Sumatera Utara, menyatakan bahwa Kelompok Terbang (Kloter) 13 merupakan pemberangkatan terakhir untuk gelombang pertama calon haji tahun ini.
Ketua PPIH Embarkasi Medan, Zulkifli Sitorus, mengatakan bahwa kloter 13 menandai akhir fase awal keberangkatan jamaah.
“Alhamdulillah, hari ini masuk kloter 13. Ini adalah akhir dari gelombang pertama,” ujarnya saat menyambut 359 calon haji di Asrama Haji Medan, Selasa.
Pada gelombang pertama, jamaah diberangkatkan dari Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, menuju Bandara Internasional Amir Muhammad bin Abdul Aziz di Madinah.
Selanjutnya, untuk gelombang kedua, tujuan penerbangan akan berubah dari Kualanamu menuju Bandara Internasional King Abdulaziz di Jeddah.
“Besok, Rabu (6/5), kita mulai gelombang kedua. Jamaah hari ini berangkat ke Madinah, sedangkan kloter 14 nanti menuju Makkah melalui Jeddah,” jelas Zulkifli.
PPIH juga menyampaikan bahwa Kementerian Haji dan Umrah RI telah mengeluarkan edaran terkait penggunaan pakaian ihram dan pembatasan barang bawaan bagi jamaah gelombang kedua.
Kebijakan ini bertujuan untuk memperlancar proses keberangkatan serta membantu persiapan jamaah dalam menjalankan rangkaian ibadah haji.
“Jamaah gelombang kedua sudah mengenakan kain ihram sejak di embarkasi, sehingga nantinya tinggal mengambil miqat,” tambahnya.
Berdasarkan data PPIH Embarkasi Medan, sebanyak 5.990 calon haji, termasuk 68 petugas, dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada periode 22 April hingga 11 Mei 2026.
Hingga pemberangkatan kloter 12, tercatat 4.305 calon haji (termasuk 48 petugas) atau sekitar 71,87 persen telah tiba di Tanah Suci.
Terkait miqat, Zulkifli menjelaskan bahwa jamaah dapat mengambil miqat di beberapa titik sesuai keyakinan masing-masing, seperti di Yalamlam atau Jeddah.
FZH (Biro Medan).















