• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Index
DerapKalimantan.com
Advertisement
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional
  • Login
No Result
View All Result
DerapKalimantan.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional
No Result
View All Result
DerapKalimantan.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional
Home Nasional

Prof Connie Rahakundini, Layangkan Surat Permohonan Terbuka Kepada Presiden Prabowo Subianto Terkait Bencana Sumatra

Admin by Admin
Desember 5, 2025
in Nasional
0
Prof Connie Rahakundini, Layangkan Surat Permohonan Terbuka Kepada Presiden Prabowo Subianto Terkait Bencana Sumatra
0
SHARES
51
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta,- Prof.Connie Rahakundini Bakrie, Guru Besar Fakultas Hubungan Internasional Universitas St.Petersburg Rusia, kembali mengirimkan surat kepada Presiden Prabowo Subianto terkait status bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sumatra Kamis (4/12/2025). 

Dalam isi suratnya yang di unggah melalui akun Instagram pribadinya , Connie mendesak agar pemerintah segera menetapkan status bencana nasional untuk mempercepat proses penanganan dan bantuan kepada korban.

Surat tersebut merupakan respons atas lambatnya penetapan status bencana nasional oleh pemerintah, yang membuat proses penanganan dan bantuan kepada korban menjadi terhambat.

Connie berharap agar Presiden Prabowo dapat segera mengambil keputusan untuk menetapkan status bencana nasional dan memberikan bantuan yang lebih efektif kepada korban.

Surat permohonan terbuka Connie berisikan sebagai berikut:

Sebagai bagian dari masyarakat Indonesia, kami menyampaikan keprihatinan mendalam atas krisis massif kemanusiaan dan ekologis yang saat ini melanda Aceh, Gayo, dan wilayah Sibolga di Sumatra.

Selama sembilan hari, ribuan warga terisolasi tanpa akses bantuan memadai.

Banjir bandang, longsor, dan keruntuhan daerah aliran sungai telah menghancurkan jembatan, jalan, rumah, persawahan, dan sumber kehidupan mereka. Banyak

desa tidak dapat dijangkau oleh jalur darat maupun udara. Warga kehilangan air bersih, pangan, obat-obatan, serta layanan kesehatan dasar. Panik dan dampak emosional lain sudah mulai nampak.

Connie juga menyoroti “Indonesia telah menghadapi banyak bencana besar sebelumnya, tetapi situasi Sumatra kali ini menunjukkan skala krisis yang secara objektif telah melampaui kapasitas wilayah dan membutuhkan mobilisasi nasional berskala penuh.

Dalam isi suratnya Ada beberapa point Penting yang ia sampaikan sebagai berikut:

1. Nyawa dan Ekosistem Tidak Bisa Menunggu Setiap jam keterlambatan berarti: risiko meningkatnya korban jiwa, penyebaran penyakit, kerusakan ekologis permanen serta hilangnya masa depan sosial-ekonomi masyarakat terdampak.

Dalam kondisi seperti ini, tidak ada pertimbangan politik, administratif,

atau ekonomi yang lebih tinggi nilainya dibanding keselamatan manusia dan kelestarian lingkungan.

II. Seruan Penetapan Status Bencana Nasional

Dengan rendah hati namun tegas, kami menyerukan agar:

Pemerintah Republik Indonesia segera menetapkan status Bencana Nasional untuk wilayah terdampak di Sumatra.

Keputusan ini Akan ;

1. Mempercepat pengerahan alutsista udara dan laut,

2. Memperkuat koordinasi lintas kementerian,

3. Membuka realokasi anggaran darurat,

4. Mengaktifkan pusat komando terpadu yang diperlukan dalam bencana berskala besar.

Penetapan ini bukan pengakuan kelemahan negara, tetapi penguatan kapasitas negara untuk melindungi warga.

III. Pembukaan Akses Bantuan Internasional

Tindakan Moral, Bukan Intervensi

Situasi lapangan telah selaras dengan standar internasional aktivasi bantuan kemanusiaan global, termasuk dari UN OCHA, negara  sahabat, dan lembaga kemanusiaan internasional.

Kami menegaskan bahwa:

1. Bantuan internasional Tidak Mengurangi Kedaulatan,

2. Seluruh operasi tetap berada di bawah koordinasi negara,

3. Pembukaan akses justru menunjukkan kepemimpinan indonesia yang hun dan visioner.

Di banyak krisis dunia, pemimpin yang dihargai sejarah adalah mereka yang membuka tangan, bukan yang menutup pintu.

IV. Risiko Hak Asasi & Reputasi Negara Jika

Bantuan Terlambat.

Penundaan dalam membuka akses bantuan berpotensi menimbulkan:

1. Korban jiwa yang sebenarnya dapat dicegah,

2. Kerusakan lingkungan yang tidak dapat dipulihkan,

3. Beban jangka panjang bagi masyarakat,

4. Sorotan internasional terkait kemampuan manajemen bencana,

5. Munculnya persepsi bahwa negara gagal memenuhi kewajiban

melindungi warganya.

V. Harapan Kami

Dengan penuh hormat, kami memohon agar Pemerintah:

1. Menetapkan Bencana Nasional untuk wilayah terdampak.

2. Membuka “green light” bagi bantuan internasional yang berkemanusiaan.

3. Memberi mandat penuh kepada TNI-Polri untuk operasi penyelama darat, udara, dan laut.

4. Menggerakkan pusat komando terpadu berbasis pendekatan seluruh unsur negara (whole-of-government approach).

5. Menempatkan keselamatan rakyat sebagai prioritas tertinggi.

VI. Penutup

Surat ini kami sampaikan bukan untuk mengkritik, tetapi untuk mengajak negara hadir secara maksimal di saat rakyat membutuhkan negara lebih sebelumnya.

Kami percaya Bapak Presiden memiliki keberanian moral kepemimpinan yang kuat untuk mengambil keputusan lebih cepat menyelamatkan nyawa dan menjaga masa depan ekologis Sumatra satu pilar penting peradaban Indonesia.

Dengan segenap harapan dan hormat setinggi-tingginya.

Hormat kami,

Connie Rahakundini Bakrie

Guru Besar Hubungan Internasional

St Petersburg State University

Russia

Post Views: 50
Tags: Presiden RI
Previous Post

Natal GKII Se-Berau 2025: Rayakan Sukacita dan Pembaruan Hidup Bertema ‘Kristus Datang Memperbaharui Dunia”

Next Post

Wartawan di Medan Diduga Memeras, Mana Dewan Pers? 

Admin

Admin

Next Post
Wartawan di Medan Diduga Memeras, Mana Dewan Pers? 

Wartawan di Medan Diduga Memeras, Mana Dewan Pers? 

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Duka di Balik Tembok Panti: Kekerasan dan Pelecehan Seksual Diduga Terjadi di Yayasan Panti Asuhan

Duka di Balik Tembok Panti: Kekerasan dan Pelecehan Seksual Diduga Terjadi di Yayasan Panti Asuhan

Mei 5, 2025
Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Bupati, SK Kenaikan Tarif PDAM Jadi Sorotan “Lempar Batu, Sembunyi Tangan”

Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Bupati, SK Kenaikan Tarif PDAM Jadi Sorotan “Lempar Batu, Sembunyi Tangan”

Januari 5, 2025
Diduga Tabrak Undang-undang untuk Muluskan Kenaikan Tarif Restribusi RSUD dr. Abdul Rivai, Benarkah..?   Ini Faktanya….! 👇👇👇

Tarif Restribusi Rawat Inap RSUD dr.Abdul Rivai Lebih Mahal Dibandingkan RSUD Wahab Syahrani dan RSUD Kanujoso Balikpapan, Segini Besarannya 👇👇👇

November 12, 2024
Dugaan Korupsi Mengemuka: Proyek Fiktif dan Jalan Desa Mangkrak, ADD Rp. 7 Miliar di Desa Tj. Mangkaliat Dipertanyakan

Dugaan Korupsi Mengemuka: Proyek Fiktif dan Jalan Desa Mangkrak, ADD Rp. 7 Miliar di Desa Tj. Mangkaliat Dipertanyakan

April 22, 2025
Warga Resah, Peredaran Miras Ilegal di Jl. H. A. R. M Ayoeb Tanjung Redeb Kian Terang-Terangan

Warga Resah, Peredaran Miras Ilegal di Jl. H. A. R. M Ayoeb Tanjung Redeb Kian Terang-Terangan

2
Pembangunan Drainase di Talisayan Diduga Asal-asalan, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek Miliaran Rupiah

Pembangunan Drainase di Talisayan Diduga Asal-asalan, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek Miliaran Rupiah

1

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Shadow Tactics: Blades of the Shogun Review

0
Desakan Keadilan Kasus Kebakaran Tewaskan Samuel Pandiangan, Keluarga Minta Polisi Segera Tetapkan Tersangka

Desakan Keadilan Kasus Kebakaran Tewaskan Samuel Pandiangan, Keluarga Minta Polisi Segera Tetapkan Tersangka

April 17, 2026
DISIPLIN TAK BISA DITAWAR, WAKAPOLDA KALTIM TEKANKAN INTEGRITAS DAN PROFESIONALISME

DISIPLIN TAK BISA DITAWAR, WAKAPOLDA KALTIM TEKANKAN INTEGRITAS DAN PROFESIONALISME

April 17, 2026
Prof Connie Rahakundini Bakrie: Diplomasi Publik Rusia Utamakan Daya Tarik Budaya, Bukan Tekanan Politik

Prof Connie Rahakundini Bakrie: Diplomasi Publik Rusia Utamakan Daya Tarik Budaya, Bukan Tekanan Politik

April 17, 2026
Isu Audit BPK di RSUD Abdul Rivai Berau Jadi Sorotan, Belum Ada Rilis Resmi

Isu Audit BPK di RSUD Abdul Rivai Berau Jadi Sorotan, Belum Ada Rilis Resmi

April 17, 2026

Recent News

Desakan Keadilan Kasus Kebakaran Tewaskan Samuel Pandiangan, Keluarga Minta Polisi Segera Tetapkan Tersangka

Desakan Keadilan Kasus Kebakaran Tewaskan Samuel Pandiangan, Keluarga Minta Polisi Segera Tetapkan Tersangka

April 17, 2026
DISIPLIN TAK BISA DITAWAR, WAKAPOLDA KALTIM TEKANKAN INTEGRITAS DAN PROFESIONALISME

DISIPLIN TAK BISA DITAWAR, WAKAPOLDA KALTIM TEKANKAN INTEGRITAS DAN PROFESIONALISME

April 17, 2026
Prof Connie Rahakundini Bakrie: Diplomasi Publik Rusia Utamakan Daya Tarik Budaya, Bukan Tekanan Politik

Prof Connie Rahakundini Bakrie: Diplomasi Publik Rusia Utamakan Daya Tarik Budaya, Bukan Tekanan Politik

April 17, 2026
Isu Audit BPK di RSUD Abdul Rivai Berau Jadi Sorotan, Belum Ada Rilis Resmi

Isu Audit BPK di RSUD Abdul Rivai Berau Jadi Sorotan, Belum Ada Rilis Resmi

April 17, 2026

Browse by Category

  • Ancol
  • Bible Practice Today
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Internasional
  • Internasional
  • Jumat Berkah
  • Kejaksaan RI
  • Kemendagri
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Mahkamah Agung RI
  • Mahkamah Agus RI
  • Maritim
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwaisata
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • TNI & POLRI
  • TRCPPA Indonesia

Recent News

Desakan Keadilan Kasus Kebakaran Tewaskan Samuel Pandiangan, Keluarga Minta Polisi Segera Tetapkan Tersangka

Desakan Keadilan Kasus Kebakaran Tewaskan Samuel Pandiangan, Keluarga Minta Polisi Segera Tetapkan Tersangka

April 17, 2026
DISIPLIN TAK BISA DITAWAR, WAKAPOLDA KALTIM TEKANKAN INTEGRITAS DAN PROFESIONALISME

DISIPLIN TAK BISA DITAWAR, WAKAPOLDA KALTIM TEKANKAN INTEGRITAS DAN PROFESIONALISME

April 17, 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Index

Hak Cipta Derapkalimantan.com © 2024 Website Development

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional

Hak Cipta Derapkalimantan.com © 2024 Website Development

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In