Berau – Rabu, 3/9/2025, – Proyek semenisasi jalan yang dikerjakan secara swakelola di Jl. Mantar RT 04, Kampung Labanan Jaya, Kecamatan Teluk Bayur, Kabupaten Berau, kini menjadi sorotan publik. Pasalnya, hasil pengerjaan jalan yang menelan anggaran hingga Rp390.338.000 dari ADD/ADK Tahun Anggaran 2025 itu sudah mengalami keretakan, padahal baru saja rampung dikerjakan. Proyek semenisasi dengan volume pekerjaan 150 meter x 4 meter ini dikerjakan sejak Juni hingga Agustus 2025.

Namun, pantauan awak media di lapangan mendapati kondisi jalan yang retak memanjang, menimbulkan dugaan bahwa kualitas pengerjaan tidak sesuai standar.
Sejumlah warga menilai pengerjaan proyek tidak maksimal. Dugaan pengurangan volume semen disebut-sebut menjadi penyebab utama buruknya kualitas jalan.
“Padahal jalan ini digunakan masyarakat setiap hari. Kalau kualitas material dikurangi, tentu tidak akan bertahan lama. Negara dirugikan, masyarakat juga kecewa,” ungkap salah satu warga saat ditemui awak media.
Buruknya kualitas pekerjaan ini memicu kekecewaan warga, mengingat anggaran yang dikucurkan pemerintah cukup besar. Alih-alih memperbaiki infrastruktur desa, proyek justru menimbulkan masalah baru dengan kondisi jalan yang cepat rusak.
Sementara itu, saat dikonfirmasi awak media melalui pesan WhatsApp pada Sabtu, 30 Agustus 2025, Kepala Kampung (Kakam) Labanan Jaya enggan memberikan tanggapan. Sikap bungkam pejabat publik ini sangat disayangkan, mengingat dana yang dikelola berasal dari uang negara dan seharusnya dipertanggungjawabkan secara transparan.
Kasus ini menimbulkan pertanyaan serius mengenai pengawasan serta pelaksanaan pembangunan desa.
Pengerjaan swakelola semestinya mampu menghasilkan kualitas yang lebih baik karena melibatkan masyarakat setempat. Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan sebaliknya.
Masyarakat berharap agar pihak terkait segera menindaklanjuti temuan ini. Proyek yang dibiayai dari anggaran desa tidak seharusnya hanya menjadi formalitas pembangunan, melainkan harus benar-benar bermanfaat dan tahan lama bagi warga.***
Adi-RED















