MEDAN LABUHAN — PT Agro Raya Mas kembali menyalurkan bantuan pendidikan kepada masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya di Lingkungan 17, Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Labuhan, Sumatera Utara. Pada Juli 2026, perusahaan mengalokasikan dana Corporate Social Responsibility (CSR) sebesar Rp6 juta yang disalurkan kepada 30 siswa dari enam sekolah di kawasan Medan Labuhan.
Program yang telah berjalan sejak awal tahun itu menjadi bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam mendukung sektor pendidikan di wilayah lingkar operasional. Jika konsisten dilaksanakan hingga Desember mendatang, total anggaran CSR pendidikan yang digelontorkan PT Agro Raya Mas sepanjang 2026 diperkirakan mencapai Rp72 juta.
Penyaluran bantuan pada Juli 2026 dilakukan oleh Humas Executive PT Agro Raya Mas, Jhon Herdianto Sinaga, mewakili manajemen perusahaan. Masing-masing sekolah menerima bantuan senilai Rp1 juta yang diberikan kepada lima siswa, dengan nominal Rp200 ribu per siswa.
Enam sekolah penerima bantuan tersebut adalah UPT SDN 060951 Kelurahan Martubung, MTs Babul Ulum Kelurahan Martubung, MIN 2 Kelurahan Sei Mati, SMP Swasta Yaspenhan-2 Kelurahan Sei Mati, UPT SDN 060948 Kelurahan Pekan Labuhan, dan UPT SDN 060950 Kelurahan Pekan Labuhan.
Menurut Jhon, pendidikan merupakan salah satu sektor yang menjadi perhatian perusahaan dalam pelaksanaan program tanggung jawab sosial. “Kami ingin memastikan keberadaan perusahaan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar, terutama dalam mendukung pendidikan anak-anak di lingkungan operasional,” kata dia, Selasa, 23 Juli 2026.
Selain program pendidikan, PT Agro Raya Mas juga mengklaim terus membuka peluang kerja bagi masyarakat setempat yang memenuhi persyaratan dan kompetensi yang dibutuhkan. Kebijakan tersebut, menurut perusahaan, merupakan bagian dari upaya membangun hubungan yang berkelanjutan dengan masyarakat di sekitar area usaha.
Di tengah meningkatnya tuntutan publik terhadap peran sosial perusahaan, konsistensi pelaksanaan CSR menjadi salah satu indikator penting dalam mengukur kontribusi dunia usaha terhadap pembangunan daerah. Tidak sedikit program CSR yang bersifat insidental, namun PT Agro Raya Mas memilih menjalankan program pendidikan secara rutin setiap bulan.
Data yang dihimpun menunjukkan, bantuan serupa telah disalurkan sejak Januari hingga Juni 2026 dengan nilai yang sama. Dengan demikian, program CSR pendidikan PT Agro Raya Mas telah menjangkau ratusan penerima manfaat selama tujuh bulan pertama tahun ini.
Bagi masyarakat di Kecamatan Medan Labuhan, keberlanjutan program tersebut diharapkan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan pendidikan siswa, tetapi juga memperkuat sinergi antara dunia usaha dan lingkungan sosial di sekitarnya. Sebab, keberhasilan sebuah perusahaan tidak semata diukur dari capaian bisnis, melainkan juga dari sejauh mana keberadaannya mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Program CSR PT Agro Raya Mas pada akhirnya menjadi pengingat bahwa investasi sosial, sekecil apa pun nilainya, tetap memiliki arti ketika dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.(**)
Jurnalis DK: Parlindungan/Oyong Simanjutak
Editor: Marihot















