BALIKPAPAN – Kepolisian Daerah Kalimantan Timur terus memperkuat soliditas dan profesionalisme organisasi melalui rotasi jabatan Pejabat Utama. Langkah ini menjadi bagian dari dinamika organisasi Polri sekaligus strategi untuk memastikan setiap lini kepolisian mampu menghadapi tantangan keamanan yang semakin kompleks.
Rotasi tersebut merupakan tindak lanjut Surat Telegram Kapolri tertanggal 30 Juli 2026. Salah satu jabatan strategis yang mengalami pergantian adalah Direktur Intelijen dan Keamanan (Dirintelkam) Polda Kaltim.
Serah terima jabatan digelar di Gedung Mahakam Polda Kaltim, Rabu (26/8/2026), dipimpin langsung Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro, S.H., S.I.K., C.F.E., M.H. Upacara tersebut turut dihadiri Wakapolda Kaltim Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo, S.H., M.Han., para Pejabat Utama Polda Kaltim, serta para Kapolres jajaran.
Dalam Sertijab tersebut, Kombes Pol Hadi Wiyono, S.I.K., menyerahkan tongkat estafet kepemimpinan Dirintelkam Polda Kaltim kepada Kombes Pol Siswanto Mukti, S.H., S.I.K., M.Si.
Kombes Pol Siswanto Mukti sebelumnya mengemban tugas sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Politik Baintelkam Polri. Sementara Kombes Pol Hadi Wiyono selanjutnya dipercaya mengemban tugas sebagai Agen Intelijen Kepolisian Utama TK. II Baintelkam Polri.
Pergantian pejabat bukan sekadar pergantian personel, melainkan bagian dari upaya strategis organisasi untuk memastikan kesinambungan kepemimpinan, meningkatkan efektivitas kerja, serta memperkuat kemampuan kepolisian dalam membaca dan merespons setiap perkembangan situasi kamtibmas.
Sebagai salah satu fungsi strategis kepolisian, bidang intelijen memiliki peran penting dalam membangun sistem deteksi dan peringatan dini. Karena itu, kepemimpinan Dirintelkam dituntut mampu bergerak cepat, tepat, terukur, serta memiliki ketajaman dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan di wilayah Kalimantan Timur.
Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Dr. Tedy Sopandi, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari pembinaan karier sekaligus kebutuhan organisasi untuk menjaga kualitas dan kesinambungan pelaksanaan tugas.
“Serah terima jabatan ini merupakan bagian dari dinamika organisasi dan pembinaan karier di lingkungan Polri. Pergantian pejabat diharapkan mampu memberikan penyegaran, memperkuat kinerja, serta meningkatkan kualitas pelayanan, perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat,” tegas Kombes Pol Tedy Sopandi.
Ia menambahkan, pejabat baru harus segera beradaptasi dan mengambil langkah konkret dalam menjalankan amanah yang diberikan. Sinergi dengan seluruh unsur pemerintahan, TNI, stakeholder, dan masyarakat juga menjadi kunci dalam menjaga stabilitas keamanan di Kalimantan Timur.
“Pejabat yang baru diharapkan segera bekerja, memahami karakteristik wilayah, memperkuat koordinasi dan sinergi, serta meningkatkan kemampuan deteksi dini terhadap setiap potensi gangguan kamtibmas. Profesionalisme, kecepatan respons, dan ketepatan dalam mengambil langkah harus menjadi bagian dari pelaksanaan tugas,” ujarnya.
Dengan pengalaman dan kompetensi yang dimiliki, pergantian tersebut diharapkan semakin memperkokoh jajaran Polda Kaltim dalam menjaga keamanan, menghadapi dinamika sosial, serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Polda Kaltim menegaskan komitmennya untuk terus bergerak adaptif, profesional, presisi, dan tegas dalam menjaga keamanan serta memastikan situasi kamtibmas di Kalimantan Timur tetap aman dan kondusif.
Red//Hmd















