• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Index
DerapKalimantan.com
Advertisement
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional
  • Login
No Result
View All Result
DerapKalimantan.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional
No Result
View All Result
DerapKalimantan.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional
Home Politik

Situasi Tapal Batas Mimika-Deiyai Memprihatinkan, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRK Mimika: Ini Persoalan Kemanusiaan, Negara Harus Bergerak Cepat

Admin by Admin
Februari 11, 2026
in Politik
0
Situasi Tapal Batas Mimika-Deiyai Memprihatinkan, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRK Mimika: Ini Persoalan Kemanusiaan, Negara Harus Bergerak Cepat
0
SHARES
11
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Timika, 11 Februari 2026. – Persoalan tapal batas antara Kabupaten Mimika dan Kabupaten Deiyai yang tak kunjung tuntas memantik pernyataan tegas dari Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika. Konflik berkepanjangan di wilayah perbatasan, khususnya di Kapiraya, dinilai telah bergeser menjadi persoalan kemanusiaan yang serius dan membutuhkan intervensi negara segera.

Selaku Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRK Mimika, dalam pernyataan resminya ia mendesak seluruh pihak untuk mengedepankan langkah damai dan tidak memicu pertambahan korban.

Persoalan tapal batas yang telah berlarut-larut ini kembali memanas dan menimbulkan dampak sosial luar biasa. Korban jiwa telah jatuh, masyarakat terpaksa mengungsi, anak-anak kehilangan akses pendidikan, dan layanan kesehatan lumpuh akibat ketidakpastian wilayah huni. Fraksi PDIP menyebut situasi ini tidak bisa lagi dipandang semata sebagai sengketa administrasi, melainkan telah menjadi darurat kemanusiaan.

“Saya meminta masyarakat untuk bisa tenang. Jangan sampai ada pertumpahan darah lagi di tanah ini. Sangat disayangkan jika korban jiwa terus bertambah akibat persoalan yang tak kunjung menemui titik terang,” ujarnya di Timika, Rabu (11/2/2026).

Ketua Fraksi PDIP secara khusus mendorong kepala daerah dari kedua kabupaten—Mimika dan Deiyai—untuk segera mengambil langkah cepat dan konkret. Ia juga menyoroti peran aparat keamanan yang diminta sigap mengantisipasi potensi konflik susulan.

Tak hanya itu, dorongan keras juga dialamatkan kepada jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis. Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, dan Dinas Pendidikan didesak menjadi motor penggerak utama penanganan krisis kemanusiaan di Kapiraya.

“DINSOS, DINKES, dan DINAS PENDIDIKAN harus jadi motor penggerak untuk persoalan kemanusiaan yang ada di Kapiraya ini, hingga persoalan tapal batas dapat terselesaikan,” tegasnya.

Konflik ini terkonsentrasi di wilayah perbatasan antara Distrik Mimika Barat Tengah (versi Pemkab Mimika) dan Distrik Kapiraya (versi Pemkab Deiyai). Ketegangan yang meletus sejak tahun 2025 lalu hingga awal 2026 ini belum menunjukkan tanda-tanda resolusi, meskipun berbagai forum pembahasan telah digelar, termasuk fasilitasi Kementerian Dalam Negeri di Jakarta pada Desember 2025 lalu.

Ketua Fraksi PDIP menekankan bahwa persoalan tapal batas ini sudah diupayakan oleh Pemerintah Kabupaten Mimika melalui jalur Kementerian Dalam Negeri. Namun, ketiadaan kepastian hukum dan lambannya tindak lanjut di tingkat pusat maupun provinsi membuat warga terus menjadi korban.

“Ini sudah menjadi persoalan kemanusiaan. Banyak masyarakat menderita karena harus mengungsi, anak-anak tidak bisa sekolah dengan baik. Kasus kesehatan juga menjadi persoalan karena masyarakat tidak kunjung mendapatkan lingkungan huni yang layak,” sesalnya.

Ia menegaskan bahwa persoalan ini membutuhkan kepastian, bukan sekadar janji. Rasa frustrasi mulai muncul karena sengketa yang berulang kali dibahas tak kunjung menemukan penyelesaian definitif.

Fraksi PDI Perjuangan mendesak agar mekanisme penyelesaian yang pasti segera dijalankan, tidak lagi setengah hati. Para pemangku kebijakan diharapkan tidak hanya berdialog di ruang tertutup, tetapi hadir di tengah masyarakat untuk melihat langsung dampak konflik yang mereka alami.

“Persoalan tapal batas ini sudah diperjuangkan Pemkab Mimika melalui Kemendagri untuk difasilitasi. Kami hanya minta ada kejelasan. Jangan biarkan rakyat terus menjadi korban,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Pemerintah Kabupaten Mimika maupun Kementerian Dalam Negeri terkait desakan penyelesaian tapal batas ini. Masyarakat Kapiraya masih menanti kepastian, sembari bertahan di tengah situasi yang mencekam.(DW)

Post Views: 25
Tags: Berita Politik
Previous Post

Polwan Polda Kaltim dan Bhayangkari Berbagi, Salurkan 100 Paket Minyak Goreng kepada Warga

Next Post

Al-Washliyah Tidak Pernah Mengajarkan Kadernya Bertindak Yang Menimbulkan Kemudharatan Dan Melanggar Hukum

Admin

Admin

Next Post
Al-Washliyah Tidak Pernah Mengajarkan Kadernya Bertindak Yang Menimbulkan Kemudharatan Dan Melanggar Hukum

Al-Washliyah Tidak Pernah Mengajarkan Kadernya Bertindak Yang Menimbulkan Kemudharatan Dan Melanggar Hukum

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Duka di Balik Tembok Panti: Kekerasan dan Pelecehan Seksual Diduga Terjadi di Yayasan Panti Asuhan

Duka di Balik Tembok Panti: Kekerasan dan Pelecehan Seksual Diduga Terjadi di Yayasan Panti Asuhan

Mei 5, 2025
Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Bupati, SK Kenaikan Tarif PDAM Jadi Sorotan “Lempar Batu, Sembunyi Tangan”

Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Bupati, SK Kenaikan Tarif PDAM Jadi Sorotan “Lempar Batu, Sembunyi Tangan”

Januari 5, 2025
Diduga Tabrak Undang-undang untuk Muluskan Kenaikan Tarif Restribusi RSUD dr. Abdul Rivai, Benarkah..?   Ini Faktanya….! 👇👇👇

Tarif Restribusi Rawat Inap RSUD dr.Abdul Rivai Lebih Mahal Dibandingkan RSUD Wahab Syahrani dan RSUD Kanujoso Balikpapan, Segini Besarannya 👇👇👇

November 12, 2024
Dugaan Korupsi Mengemuka: Proyek Fiktif dan Jalan Desa Mangkrak, ADD Rp. 7 Miliar di Desa Tj. Mangkaliat Dipertanyakan

Dugaan Korupsi Mengemuka: Proyek Fiktif dan Jalan Desa Mangkrak, ADD Rp. 7 Miliar di Desa Tj. Mangkaliat Dipertanyakan

April 22, 2025
Warga Resah, Peredaran Miras Ilegal di Jl. H. A. R. M Ayoeb Tanjung Redeb Kian Terang-Terangan

Warga Resah, Peredaran Miras Ilegal di Jl. H. A. R. M Ayoeb Tanjung Redeb Kian Terang-Terangan

2
Pembangunan Drainase di Talisayan Diduga Asal-asalan, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek Miliaran Rupiah

Pembangunan Drainase di Talisayan Diduga Asal-asalan, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek Miliaran Rupiah

1

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Shadow Tactics: Blades of the Shogun Review

0
Polsek Kuala Berhasil Ungkap Kasus Pencurian dengan Pemberatan, Diduga Pelaku Diamankan

Polsek Kuala Berhasil Ungkap Kasus Pencurian dengan Pemberatan, Diduga Pelaku Diamankan

April 5, 2026
Polres Simalungun Gerebek Sarang Narkoba di Kampung Jawa, Along Tidak Berkutik Saat dibekuk

Polres Simalungun Gerebek Sarang Narkoba di Kampung Jawa, Along Tidak Berkutik Saat dibekuk

April 5, 2026
Sorotan Tajam Penegakan Hukum: Kriminalisasi Hendra Lie Dinilai Lebih Zalim Dibanding Putusan Bebas Amsal Sitepu

Sorotan Tajam Penegakan Hukum: Kriminalisasi Hendra Lie Dinilai Lebih Zalim Dibanding Putusan Bebas Amsal Sitepu

April 5, 2026
PENDERITAAN MEMBAWA KEMENANGAN SEJATI. 

PENDERITAAN MEMBAWA KEMENANGAN SEJATI. 

April 5, 2026

Recent News

Polsek Kuala Berhasil Ungkap Kasus Pencurian dengan Pemberatan, Diduga Pelaku Diamankan

Polsek Kuala Berhasil Ungkap Kasus Pencurian dengan Pemberatan, Diduga Pelaku Diamankan

April 5, 2026
Polres Simalungun Gerebek Sarang Narkoba di Kampung Jawa, Along Tidak Berkutik Saat dibekuk

Polres Simalungun Gerebek Sarang Narkoba di Kampung Jawa, Along Tidak Berkutik Saat dibekuk

April 5, 2026
Sorotan Tajam Penegakan Hukum: Kriminalisasi Hendra Lie Dinilai Lebih Zalim Dibanding Putusan Bebas Amsal Sitepu

Sorotan Tajam Penegakan Hukum: Kriminalisasi Hendra Lie Dinilai Lebih Zalim Dibanding Putusan Bebas Amsal Sitepu

April 5, 2026
PENDERITAAN MEMBAWA KEMENANGAN SEJATI. 

PENDERITAAN MEMBAWA KEMENANGAN SEJATI. 

April 5, 2026

Browse by Category

  • Ancol
  • Bible Practice Today
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Internasional
  • Internasional
  • Jumat Berkah
  • Kejaksaan RI
  • Kemendagri
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Mahkamah Agung RI
  • Mahkamah Agus RI
  • Maritim
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwaisata
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • TNI & POLRI

Recent News

Polsek Kuala Berhasil Ungkap Kasus Pencurian dengan Pemberatan, Diduga Pelaku Diamankan

Polsek Kuala Berhasil Ungkap Kasus Pencurian dengan Pemberatan, Diduga Pelaku Diamankan

April 5, 2026
Polres Simalungun Gerebek Sarang Narkoba di Kampung Jawa, Along Tidak Berkutik Saat dibekuk

Polres Simalungun Gerebek Sarang Narkoba di Kampung Jawa, Along Tidak Berkutik Saat dibekuk

April 5, 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Index

Hak Cipta Derapkalimantan.com © 2024 Website Development

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional

Hak Cipta Derapkalimantan.com © 2024 Website Development

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In