• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Index
DerapKalimantan.com
Advertisement
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional
  • Login
No Result
View All Result
DerapKalimantan.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional
No Result
View All Result
DerapKalimantan.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional
Home Daerah

Tambang Tutup, Lumpur Tertinggal: Warga Bakungan Kehilangan Sawah dan Kebun

Admin by Admin
Agustus 10, 2026
in Daerah
0
Tambang Tutup, Lumpur Tertinggal: Warga Bakungan Kehilangan Sawah dan Kebun
0
SHARES
88
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kaltim, Beberapa tahun lalu, sebuah perusahaan tambang batu bara bernama PT MHU membuka kegiatan penambangan tidak jauh dari rumah-rumah warga RT 6, Desa Bakungan. Kini, kegiatan itu sudah lama berhenti.

Alat-alat berat sudah tidak lagi terdengar meraung setiap pagi, dan lubang-lubang bekas galian dibiarkan begitu saja. Tetapi bagi warga yang tinggal di sekitarnya, cerita belum selesai. Rumah mereka masih basah setiap kali hujan turun, sawah mereka masih tergeletak tak digarap, dan kebun yang dulu rimbun kini menyisakan batang-batang pohon yang mati berdiri.

Perubahan itu dimulai perlahan, hampir tak disadari. Erosi dari lahan bekas tambang membawa lumpur turun ke arah pemukiman, mengendap sedikit demi sedikit di sekitar rumah warga. Tanpa disadari, permukaan tanah di luar rumah perlahan naik, sementara kolong rumah warga yang dibangun panggung menjadi terasa semakin rendah. Yang dulunya jarang kebanjiran, kini setiap hujan agak deras, air bercampur lumpur naik dan menggenangi lantai rumah.

Bagi warga yang mampu, ada jalan keluar meski dengan biaya tidak sedikit: rumah mereka diangkat, ditinggikan, agar air tidak lagi masuk. Tetapi bagi warga yang tidak memiliki biaya untuk itu, tidak ada pilihan selain membiarkan air masuk setiap kali hujan lebat datang, lalu membersihkan lumpur yang tertinggal begitu air surut. Rumah-rumah yang sebagian besar terbuat dari kayu pun perlahan lapuk di bagian lantai dan dindingnya, karena terlalu sering terendam. Sekali lagi, yang mampu mengganti kayunya dengan material baru. Yang tidak mampu, hanya bisa tinggal di rumah yang perlahan rapuh.

Kerugian tidak berhenti di dinding rumah. Halaman yang dulu ditanami sayur untuk kebutuhan dapur sehari-hari, kini tidak lagi bisa ditanami apa-apa. Ayam kampung yang biasa dipelihara warga di pekarangan pun ikut jadi korban — setiap kali halaman tergenang, anak-anak ayam yang masih kecil banyak yang hanyut terbawa air dan mati. Lama-kelamaan, ternak yang dulu jadi sumber penghasilan tambahan warga habis begitu saja.

Sawah bernasib serupa. Tahun pertama sejak tambang mulai beroperasi, lumpur mulai menutupi petak-petak sawah dan hasil panen menurun. Tahun-tahun berikutnya keadaan makin parah, hingga empat tahun berturut-turut warga gagal panen sama sekali. Akhirnya sawah itu dibiarkan, tidak lagi digarap, karena dianggap sudah tidak mungkin lagi menghasilkan.

Nasib kebun tak jauh berbeda. Pohon-pohon yang selama ini jadi andalan warga — karet, durian, rambutan, cempedak, elai, hingga petai — satu demi satu ikut mati. Kebun mereka kerap terendam banjir, kadang sampai dua hari lebih setiap kali air datang.

Genangan yang berulang ini pelan-pelan membunuh tanaman, baik yang sudah berbuah maupun yang masih muda. Ada pohon yang masih berdiri tegak tetapi sebenarnya sudah mati kering dari dalam. Ada yang tumbang sendiri karena akarnya membusuk terendam air. Dan ada yang akhirnya ditebang serta dibakar oleh pemiliknya sendiri, karena tidak ada lagi harapan pohon itu bisa diselamatkan.

Kehilangan sawah dan kebun ini memaksa warga, yang sebagian besar hidup dari bertani dan berladang, mencari lahan baru. Karena lahan di sekitar rumah sudah tidak bisa diandalkan, mereka kini harus pergi jauh ke kawasan hutan untuk bisa terus bertani. Setiap hari mereka pulang-pergi ke lahan yang jauh itu, dan itu berarti ada pengeluaran baru yang dulu tidak pernah ada — biaya bahan bakar kendaraan, yang sekarang menjadi beban tambahan dalam hidup mereka.

Kini, bertahun-tahun setelah alat berat itu pergi, warga RT 6 Desa Bakungan masih menjalani hidup dengan bekas-bekas yang ditinggalkan tambang: rumah yang rapuh atau ditinggikan dengan susah payah, pekarangan yang mandul, kandang ayam yang kosong, sawah yang dibiarkan, dan kebun yang tinggal batang-batang mati. Bagi mereka, tambang mungkin sudah lama tutup. Tetapi dampaknya masih mereka rasakan setiap kali hujan turun, setiap kali melihat lahan yang dulu subur kini tak lagi bisa diandalkan.

Kisah ini disusun berdasarkan penuturan warga RT 6 Desa Bakungan yang tergabung dalam Forum Komunikasi Masyarakat Peduli Lingkungan (FKMPL).

HR.

Post Views: 216
Tags: #Berita daerah
Previous Post

Petani Ditangkap di Pondok Kebun, Polres Berau Digugat Praperadilan

Next Post

Polsek Beringin Amankan 3 Orang Remaja Diduga Kawanan Geng Motor Bersenjata

Admin

Admin

Next Post
Polsek Beringin Amankan 3 Orang Remaja Diduga Kawanan Geng Motor Bersenjata

Polsek Beringin Amankan 3 Orang Remaja Diduga Kawanan Geng Motor Bersenjata

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Duka di Balik Tembok Panti: Kekerasan dan Pelecehan Seksual Diduga Terjadi di Yayasan Panti Asuhan

Duka di Balik Tembok Panti: Kekerasan dan Pelecehan Seksual Diduga Terjadi di Yayasan Panti Asuhan

Mei 5, 2025
Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Bupati, SK Kenaikan Tarif PDAM Jadi Sorotan “Lempar Batu, Sembunyi Tangan”

Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Bupati, SK Kenaikan Tarif PDAM Jadi Sorotan “Lempar Batu, Sembunyi Tangan”

Januari 5, 2025
Diduga Tabrak Undang-undang untuk Muluskan Kenaikan Tarif Restribusi RSUD dr. Abdul Rivai, Benarkah..?   Ini Faktanya….! 👇👇👇

Tarif Restribusi Rawat Inap RSUD dr.Abdul Rivai Lebih Mahal Dibandingkan RSUD Wahab Syahrani dan RSUD Kanujoso Balikpapan, Segini Besarannya 👇👇👇

November 12, 2024
Dugaan Korupsi Mengemuka: Proyek Fiktif dan Jalan Desa Mangkrak, ADD Rp. 7 Miliar di Desa Tj. Mangkaliat Dipertanyakan

Dugaan Korupsi Mengemuka: Proyek Fiktif dan Jalan Desa Mangkrak, ADD Rp. 7 Miliar di Desa Tj. Mangkaliat Dipertanyakan

April 22, 2025
Warga Resah, Peredaran Miras Ilegal di Jl. H. A. R. M Ayoeb Tanjung Redeb Kian Terang-Terangan

Warga Resah, Peredaran Miras Ilegal di Jl. H. A. R. M Ayoeb Tanjung Redeb Kian Terang-Terangan

2
Pembangunan Drainase di Talisayan Diduga Asal-asalan, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek Miliaran Rupiah

Pembangunan Drainase di Talisayan Diduga Asal-asalan, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek Miliaran Rupiah

1

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Shadow Tactics: Blades of the Shogun Review

0
Kapolsek Tamalate Hadiri Dies Natalis ke-35 Poltekpar Makassar, Saksikan Pagelaran tarian Etnis lagu Bugis Makassar

Kapolsek Tamalate Hadiri Dies Natalis ke-35 Poltekpar Makassar, Saksikan Pagelaran tarian Etnis lagu Bugis Makassar

September 19, 2026
Selpius Bobii Surati Pansus Papua DPD RI, Desak Perundingan Setara Indonesia-Papua Dimediasi PBB

Selpius Bobii Surati Pansus Papua DPD RI, Desak Perundingan Setara Indonesia-Papua Dimediasi PBB

September 19, 2026
MK Sidangkan Lagi Syarat Cawapres Gibran di 2026, Ijazah Luar Negeri Dipersoalkan Denny Indrayana

MK Sidangkan Lagi Syarat Cawapres Gibran di 2026, Ijazah Luar Negeri Dipersoalkan Denny Indrayana

September 19, 2026
Masyarakat Adat Suku Kamoro Kampung Nawaripi Pertanyakan Pengalihan 10 Unit Rumah

Masyarakat Adat Suku Kamoro Kampung Nawaripi Pertanyakan Pengalihan 10 Unit Rumah

September 19, 2026

Recent News

Kapolsek Tamalate Hadiri Dies Natalis ke-35 Poltekpar Makassar, Saksikan Pagelaran tarian Etnis lagu Bugis Makassar

Kapolsek Tamalate Hadiri Dies Natalis ke-35 Poltekpar Makassar, Saksikan Pagelaran tarian Etnis lagu Bugis Makassar

September 19, 2026
Selpius Bobii Surati Pansus Papua DPD RI, Desak Perundingan Setara Indonesia-Papua Dimediasi PBB

Selpius Bobii Surati Pansus Papua DPD RI, Desak Perundingan Setara Indonesia-Papua Dimediasi PBB

September 19, 2026
MK Sidangkan Lagi Syarat Cawapres Gibran di 2026, Ijazah Luar Negeri Dipersoalkan Denny Indrayana

MK Sidangkan Lagi Syarat Cawapres Gibran di 2026, Ijazah Luar Negeri Dipersoalkan Denny Indrayana

September 19, 2026
Masyarakat Adat Suku Kamoro Kampung Nawaripi Pertanyakan Pengalihan 10 Unit Rumah

Masyarakat Adat Suku Kamoro Kampung Nawaripi Pertanyakan Pengalihan 10 Unit Rumah

September 19, 2026

Browse by Category

  • Ancol
  • Berita
  • Bible Practice Today
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Hukum
  • Internasional
  • Internasional
  • Jumat Berkah
  • Kejaksaan RI
  • Kemendagri
  • Kementerian ATR/BPN
  • KementerianATRBPN
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Mahkamah Agung RI
  • Mahkamah Agus RI
  • Maritim
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwaisata
  • Pemprov Kalimantan Utara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • TNI & POLRI
  • Tokoh
  • TRCPPA Indonesia

Recent News

Kapolsek Tamalate Hadiri Dies Natalis ke-35 Poltekpar Makassar, Saksikan Pagelaran tarian Etnis lagu Bugis Makassar

Kapolsek Tamalate Hadiri Dies Natalis ke-35 Poltekpar Makassar, Saksikan Pagelaran tarian Etnis lagu Bugis Makassar

September 19, 2026
Selpius Bobii Surati Pansus Papua DPD RI, Desak Perundingan Setara Indonesia-Papua Dimediasi PBB

Selpius Bobii Surati Pansus Papua DPD RI, Desak Perundingan Setara Indonesia-Papua Dimediasi PBB

September 19, 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Index

Hak Cipta Derapkalimantan.com © 2024 Website Development

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional

Hak Cipta Derapkalimantan.com © 2024 Website Development

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In