Derapkalimantan.com – Jakarta Timur – DKI Jakarta – Amsal 16 : 9 : Hati manusia memikir-mikirkan jalannya, tetapi Tuhanlah yang menentukan arah langkahnya.
We make own our plan but the Lord decided where we will go…
Dalam menjalani hidup ini kita harus merancang, membuat perkiraan, berpikir, belajar, menanam, menabur berusaha, bekerja dan seterusnya…..
Bahkan di ayat lain di Amsal dengan tegas menyatakan orang yang bangun siang saja&tidur-tiduran akan mati kelaparan
Nah ayat ini berkata manusia memikir-mikirkan jalannya mempunyai arti yang sangat sederhana:
1.Apa yang harus kulakukan hari ini,
2.Dan tentulah serukan ke Tuhan dalam semua rencana itu dalam doa, permohonan&ucapan syukur.
Nah selanjutnya hanya rasa percaya iman kita yang merasakan akan hasil akhir dari rencana yang kita pikirkan tersebut.
Bahkan ada orang yang berkata saya bekerja dengan segenap hati saja, bukan sepenuh hati (ada beda arti) tidak perlu pakai pikiran yang berat, dengan bekerja dengan segenap hati saja.. vide see Kolose 3:23-24
Pada saat dimanakah kita bersyukur atas hasil perencanaan, pemikiran dll diatas,yaitu pada saat kita menerima arah jalan terakhir yang kita terima The Lord decided…
The last but not least dalam perjalanan hidup kita mungkin pernah, dan saya percaya kita sering mengalami, tadinya saya rencana ka arah A koq bisa ke arah B, atau secara tidak sengaja ketemu si A yang selama ini sudah lama saya cari.
Sahabat se-iman sungguh bersukacita anak-anak Tuhan yang bergantung pada akhir rencana Tuhan itulah yang terkandung dalam pujian Indah RencanaMu Tuhan
Dan seandainya semua yang kita pikirkan, rencanakan sesuai dengan maunya kita tentu tidak ada tempat lagi bagi kuasa Tuhan atas hidup kita, dan tidak ada lagi arti syukur bagi kita.
Syalom
Tuhan Memberkat
St. Jagirs















