• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Index
DerapKalimantan.com
Advertisement
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional
  • Login
No Result
View All Result
DerapKalimantan.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional
No Result
View All Result
DerapKalimantan.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional
Home TRCPPA Indonesia

TRC PPA Indonesia: 2.489 Kasus Kekerasan Seksual Anak dalam 6 Bulan, Rata-Rata 17 Kejahatan Terjadi Setiap Hari

17 Kasus Kekerasan Seksual Anak Terjadi Setiap Hari, TRC PPA Desak Reformasi Sistem Hukum Nasional

Admin by Admin
Juni 5, 2026
in TRCPPA Indonesia
0
TRC PPA Indonesia: 2.489 Kasus Kekerasan Seksual Anak dalam 6 Bulan, Rata-Rata 17 Kejahatan Terjadi Setiap Hari
0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, 4 Juni 2026 – Yayasan Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak (TRC PPA) Indonesia menyampaikan keprihatinan mendalam atas meningkatnya kasus pencabulan dan pemerkosaan terhadap anak di Indonesia. Berdasarkan data yang dihimpun dari berbagai lembaga terkait selama periode Januari hingga Mei 2026, tercatat sebanyak 2.489 kasus kekerasan seksual terhadap anak terjadi di berbagai daerah di Indonesia.

Jumlah tersebut setara dengan rata-rata 16 hingga 17 kasus baru setiap hari dan menunjukkan peningkatan sebesar 24,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kondisi ini dinilai sebagai sinyal serius yang memerlukan perhatian dan tindakan cepat dari seluruh pemangku kepentingan, khususnya dalam bidang perlindungan anak dan penegakan hukum.

Ketua Nasional TRC PPA Indonesia, Jeny Claudya Lumowa, mengatakan bahwa meningkatnya angka kekerasan seksual terhadap anak tidak dapat dipandang semata sebagai persoalan moral atau sosial. Menurutnya, terdapat persoalan mendasar dalam sistem penegakan hukum yang perlu mendapat perhatian serius.

“Negara sebenarnya telah memiliki berbagai instrumen hukum untuk melindungi anak. Namun dalam praktiknya, masih ditemukan berbagai persoalan yang berpotensi mengurangi efektivitas perlindungan tersebut, terutama dalam proses pembuktian dan pengambilan keputusan yang berkaitan dengan kepentingan terbaik bagi anak,” ujarnya.

Data yang dihimpun menunjukkan bahwa sekitar 62 persen korban berusia antara 7 hingga 14 tahun, sementara sekitar 21 persen lainnya merupakan anak berusia di bawah tujuh tahun. Sebagian besar pelaku diketahui merupakan orang yang dikenal oleh korban, termasuk anggota keluarga, tetangga, pengasuh, maupun pihak lain yang berada dalam lingkungan terdekat anak.

Selain itu, perkembangan teknologi juga menjadi tantangan baru. Modus kejahatan yang memanfaatkan media sosial dan platform digital dilaporkan mengalami peningkatan signifikan, sehingga diperlukan pengawasan yang lebih kuat serta edukasi berkelanjutan bagi orang tua dan anak.

TRC PPA Indonesia menilai bahwa perlindungan anak harus menjadi prioritas nasional. Oleh karena itu, organisasi tersebut telah menyampaikan laporan dan kajian kepada Presiden Republik Indonesia yang berisi sejumlah rekomendasi, antara lain evaluasi mekanisme pembuktian dalam perkara yang melibatkan anak, penguatan pendampingan psikologis dan sosial bagi anak selama proses hukum, serta penegasan penerapan prinsip kepentingan terbaik bagi anak dalam setiap putusan yang menyangkut hak-hak anak.

Menurut Jeny, upaya perbaikan sistem hukum sangat penting untuk memastikan setiap anak memperoleh perlindungan yang optimal serta mencegah terulangnya kasus serupa di masa mendatang.

“Anak-anak adalah generasi penerus bangsa yang harus dilindungi. Seluruh elemen negara dan masyarakat perlu bekerja bersama untuk menciptakan lingkungan yang aman, adil, dan berpihak pada kepentingan terbaik anak,” katanya.

TRC PPA Indonesia berharap berbagai rekomendasi yang telah disampaikan dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat sistem perlindungan anak di Indonesia sehingga angka kekerasan seksual terhadap anak dapat ditekan secara signifikan dan hak-hak anak dapat terlindungi secara maksimal.

Untuk Keterangan Lebih Lanjut:

Divisi Advokasi dan Humas
Yayasan Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak (TRC PPA) Indonesia
Telepon: 081196001742
Email: humas@trcppaindonesia.or.id

Post Views: 5
Tags: TRCPPA Indonesia
Previous Post

APDESI Mimika Sorot Gaji Aparat Kampung Telat 6 Bulan

Next Post

Profesor Sutan Nasomal Harapkan Adopsi Hukuman Di China Bagi Pemimpin Korup di Indonesia Agar Warning Bagi Pemimpin Korupsi!! 

Admin

Admin

Next Post
Profesor Sutan Nasomal Harapkan Adopsi Hukuman Di China Bagi Pemimpin Korup di Indonesia Agar Warning Bagi Pemimpin Korupsi!! 

Profesor Sutan Nasomal Harapkan Adopsi Hukuman Di China Bagi Pemimpin Korup di Indonesia Agar Warning Bagi Pemimpin Korupsi!! 

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Duka di Balik Tembok Panti: Kekerasan dan Pelecehan Seksual Diduga Terjadi di Yayasan Panti Asuhan

Duka di Balik Tembok Panti: Kekerasan dan Pelecehan Seksual Diduga Terjadi di Yayasan Panti Asuhan

Mei 5, 2025
Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Bupati, SK Kenaikan Tarif PDAM Jadi Sorotan “Lempar Batu, Sembunyi Tangan”

Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Bupati, SK Kenaikan Tarif PDAM Jadi Sorotan “Lempar Batu, Sembunyi Tangan”

Januari 5, 2025
Diduga Tabrak Undang-undang untuk Muluskan Kenaikan Tarif Restribusi RSUD dr. Abdul Rivai, Benarkah..?   Ini Faktanya….! 👇👇👇

Tarif Restribusi Rawat Inap RSUD dr.Abdul Rivai Lebih Mahal Dibandingkan RSUD Wahab Syahrani dan RSUD Kanujoso Balikpapan, Segini Besarannya 👇👇👇

November 12, 2024
Dugaan Korupsi Mengemuka: Proyek Fiktif dan Jalan Desa Mangkrak, ADD Rp. 7 Miliar di Desa Tj. Mangkaliat Dipertanyakan

Dugaan Korupsi Mengemuka: Proyek Fiktif dan Jalan Desa Mangkrak, ADD Rp. 7 Miliar di Desa Tj. Mangkaliat Dipertanyakan

April 22, 2025
Warga Resah, Peredaran Miras Ilegal di Jl. H. A. R. M Ayoeb Tanjung Redeb Kian Terang-Terangan

Warga Resah, Peredaran Miras Ilegal di Jl. H. A. R. M Ayoeb Tanjung Redeb Kian Terang-Terangan

2
Pembangunan Drainase di Talisayan Diduga Asal-asalan, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek Miliaran Rupiah

Pembangunan Drainase di Talisayan Diduga Asal-asalan, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek Miliaran Rupiah

1

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Shadow Tactics: Blades of the Shogun Review

0
Profesor Sutan Nasomal Harapkan Adopsi Hukuman Di China Bagi Pemimpin Korup di Indonesia Agar Warning Bagi Pemimpin Korupsi!! 

Profesor Sutan Nasomal Harapkan Adopsi Hukuman Di China Bagi Pemimpin Korup di Indonesia Agar Warning Bagi Pemimpin Korupsi!! 

Juni 5, 2026
TRC PPA Indonesia: 2.489 Kasus Kekerasan Seksual Anak dalam 6 Bulan, Rata-Rata 17 Kejahatan Terjadi Setiap Hari

TRC PPA Indonesia: 2.489 Kasus Kekerasan Seksual Anak dalam 6 Bulan, Rata-Rata 17 Kejahatan Terjadi Setiap Hari

Juni 5, 2026
APDESI Mimika Sorot Gaji Aparat Kampung Telat 6 Bulan

APDESI Mimika Sorot Gaji Aparat Kampung Telat 6 Bulan

Juni 5, 2026
FASS Indonesia Deklarasi Gerakan Anti Tawuran, Bullying, dan Narkoba di Kalangan Pelajar

FASS Indonesia Deklarasi Gerakan Anti Tawuran, Bullying, dan Narkoba di Kalangan Pelajar

Juni 5, 2026

Recent News

Profesor Sutan Nasomal Harapkan Adopsi Hukuman Di China Bagi Pemimpin Korup di Indonesia Agar Warning Bagi Pemimpin Korupsi!! 

Profesor Sutan Nasomal Harapkan Adopsi Hukuman Di China Bagi Pemimpin Korup di Indonesia Agar Warning Bagi Pemimpin Korupsi!! 

Juni 5, 2026
TRC PPA Indonesia: 2.489 Kasus Kekerasan Seksual Anak dalam 6 Bulan, Rata-Rata 17 Kejahatan Terjadi Setiap Hari

TRC PPA Indonesia: 2.489 Kasus Kekerasan Seksual Anak dalam 6 Bulan, Rata-Rata 17 Kejahatan Terjadi Setiap Hari

Juni 5, 2026
APDESI Mimika Sorot Gaji Aparat Kampung Telat 6 Bulan

APDESI Mimika Sorot Gaji Aparat Kampung Telat 6 Bulan

Juni 5, 2026
FASS Indonesia Deklarasi Gerakan Anti Tawuran, Bullying, dan Narkoba di Kalangan Pelajar

FASS Indonesia Deklarasi Gerakan Anti Tawuran, Bullying, dan Narkoba di Kalangan Pelajar

Juni 5, 2026

Browse by Category

  • Ancol
  • Bible Practice Today
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Internasional
  • Internasional
  • Jumat Berkah
  • Kejaksaan RI
  • Kemendagri
  • Kementerian ATR/BPN
  • KementerianATRBPN
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Mahkamah Agung RI
  • Mahkamah Agus RI
  • Maritim
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwaisata
  • Pemprov Kalimantan Utara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • TNI & POLRI
  • TRCPPA Indonesia

Recent News

Profesor Sutan Nasomal Harapkan Adopsi Hukuman Di China Bagi Pemimpin Korup di Indonesia Agar Warning Bagi Pemimpin Korupsi!! 

Profesor Sutan Nasomal Harapkan Adopsi Hukuman Di China Bagi Pemimpin Korup di Indonesia Agar Warning Bagi Pemimpin Korupsi!! 

Juni 5, 2026
TRC PPA Indonesia: 2.489 Kasus Kekerasan Seksual Anak dalam 6 Bulan, Rata-Rata 17 Kejahatan Terjadi Setiap Hari

TRC PPA Indonesia: 2.489 Kasus Kekerasan Seksual Anak dalam 6 Bulan, Rata-Rata 17 Kejahatan Terjadi Setiap Hari

Juni 5, 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Index

Hak Cipta Derapkalimantan.com © 2024 Website Development

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional

Hak Cipta Derapkalimantan.com © 2024 Website Development

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In