SAMARINDA — Di tengah padatnya agenda kerja, Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) H. Seno Aji menyempatkan diri menerima audiensi pengurus Yayasan Silaturahmi Informasi Taruna Kalimantan Timur (YSITKT) di ruang kerjanya, Kamis (24 Juli 2025).
YSITKT merupakan organisasi sosial yang aktif membantu pemerintah dalam penanganan permasalahan sosial, kemanusiaan, dan kebencanaan di wilayah Kaltim. Salah satu fokus utama yayasan ini adalah penanganan orang terlantar dan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), yang juga menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Kaltim.
“Alhamdulillah, saya bersyukur ada organisasi yang konsisten menangani kegiatan sosial seperti penanganan orang terlantar dan ODGJ,” ungkap Wagub Seno Aji.
Ia menyatakan kesiapan Pemerintah Provinsi Kaltim untuk berkolaborasi dan mendukung program-program yang dijalankan YSITKT.
“Insyaallah, Pemprov Kaltim mendukung penuh, tentunya dengan mengikuti aturan perundang-undangan. Baik bantuan anggaran maupun dukungan fisik akan diupayakan agar dapat terlaksana secara baik,” tegasnya.
Wagub Seno juga menyampaikan bahwa pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, seperti Dinas Sosial Kaltim, untuk mendukung kegiatan yayasan tersebut. Ia mencontohkan keberhasilan Pemprov Kaltim memulangkan seorang warga terlantar asal Malang baru-baru ini, di mana biaya pemulangan ditanggung pemerintah daerah, termasuk biaya pendamping.
Ketua YSITKT, Muhammad Rizaldi, menjelaskan bahwa audiensi ini bertujuan memperkenalkan kepengurusan yayasan serta menyampaikan aspirasi terkait sinergi program kemanusiaan di Kaltim.
“Keberadaan kami bertujuan membantu pemerintah menangani persoalan sosial yang memerlukan respons cepat. Misalnya, menangani orang terlantar hingga mereka bisa kembali ke daerah asalnya,” jelas Rizaldi.
YSITKT menjadi wadah bagi relawan dari berbagai organisasi kemasyarakatan di Kalimantan Timur untuk saling bertukar informasi dan berkoordinasi dalam menghadapi persoalan kemanusiaan dan bencana. Salah satu misi utama yayasan ini adalah mempercepat penanganan tragedi kemanusiaan serta situasi darurat di wilayah Kaltim, khususnya di Samarinda dan sekitarnya.
“Dengan latar belakang yang beragam, relawan dalam yayasan kami siap memberikan respons cepat terhadap kondisi darurat. Kami menyadari bahwa prosedur birokrasi pemerintah terkadang memerlukan waktu, sementara di lapangan dibutuhkan langkah cepat, tepat, dan terorganisir,” tambahnya.
Selain fokus pada penanganan bencana, YSITKT juga berkomitmen mendukung pembangunan sosial dan kemasyarakatan di Kaltim. Rizaldi berharap kehadiran yayasan ini mampu memberikan kontribusi nyata terhadap kemajuan daerah, terutama dalam aspek sosial dan kemanusiaan.
Dalam audiensi tersebut, Muhammad Rizaldi selaku Ketua YSITKT turut didampingi jajaran pengurus, yaitu:
Setia (Wakil Ketua I),
Chandra Praja Adi (Wakil Ketua II),
Fajri Anwar (Sekretaris),
Wahyudi Husen (Kepala Divisi Penyelamatan SAR dan Kebencanaan),
Dedi Wildono (Kepala Divisi Olahraga dan Kepemudaan),
Surya Budi (Kepala Divisi Hukum dan HAM).
Jurnalis: Heri – RED















