Berau, Kamis (4/12/2025) — Pemandangan sore di tepian Bandara Berau biasanya menjadi daya tarik bagi warga untuk bersantai sambil menikmati secangkir kopi atau minuman ringan. Area ini kerap menjadi lokasi favorit masyarakat yang ingin melepas penat setelah beraktivitas seharian.
Namun, suasana tersebut belakangan terganggu dengan adanya kegiatan penjemuran ambal di sepanjang tepian bandara. Sejumlah pengunjung mengaku terganggu, karena deretan ambal yang dijemur di area terbuka dinilai merusak estetika pemandangan yang seharusnya menjadi ruang publik yang nyaman.
Menurut informasi yang beredar, ambal-ambal tersebut diduga milik salah satu usaha laundry yang beroperasi di sekitar bandara. Meski demikian, hingga kini belum diketahui secara pasti siapa pemiliknya, karena tidak terdapat tanda identitas pada barang-barang yang dijemur tersebut.
Warga berharap pemerintah daerah atau pihak berwenang dapat segera mengambil langkah tegas. Mereka meminta agar diberikan teguran kepada pelaku usaha untuk tidak lagi menjadikan tepian bandara sebagai tempat penjemuran barang, mengingat kawasan tersebut merupakan ruang publik yang digunakan masyarakat untuk beristirahat dan menikmati panorama senja.
“Sayang sekali kalau pemandangan yang indah harus terganggu oleh kegiatan seperti ini. Kami berharap segera ada penertiban,” ungkap salah satu warga yang ditemui di lokasi.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai penanganan permasalahan tersebut.***
Tim DK.















