Derapkalimantan.com – Jakarta Timur, DKI Jakarta – Sundar Singh berasal dari India, tepatnya dari Punjab, di mana dia lahir pada 3 September 1889 dari keluarga Sikh yang kaya. Sundar Singh tumbuh dalam tradisi Sikh yang kuat, tetapi dia juga menerima pendidikan Kristen di sekolah Ewing Christian High School. Setelah ibunya meninggal ketika dia berusia 14 tahun, Sundar Singh mengalami krisis spiritual yang membuatnya mempertanyakan agama dan kehidupannya?
Kemudian mengalami pengalaman spiritual yang mendalam, di mana dia melihat Yesus dalam sebuah visi, dan kehidupannya berubah selamanya. Sundar Singh kemudian memutuskan untuk menjadi misionaris Kristen&dia dikenal sebagai Sadhu Sundar Singh, seorang Sadhu (orang suci) Kristen yang mengenakan jubah kuning & hidup sederhana.
Sundar Singh melakukan perjalanan misionaris ke berbagai negara, termasuk Tibet, Nepal & Barat, untuk menyebarkan ajaran Kristen. Dia juga menulis beberapa buku tentang spiritualitas & kehidupannya sebagai seorang Sadhu Kristen.
Nah sahabat-sahabatku, ada satu testimoni yang luar biasa tentang hasrat & mental menolong dalam satu buku Shadu...benini ceritanya pada suatu saat 2 orang bersahabat mendaki gunung Himalaya termasuk satu gunung tertinggi di dunia & tingkat kedinginannya sangat ekstrim.
Pada saat 2 sahabat tersebut menelusuri lereng pegunungan Himalaya dengan sisa-sisa tenaga yg ada & nafas yang sudah pendek, tiba-tiba mereka melihat gundukan salju es & terlihat ada sosok tubuh manusia yang sudah hampir tertimbun salju… lantas 2 sahabat saling memandang ohhhhh itu sosok manusia yang sudah kaku & mungkin sudah mati pikir mereka.
Lantas timbul perdebatan antara 2 sahabat yang satu bilang kita tinggalkan saja mungkin dia sudah mati & kita pun sudah tidak ada tenaga & sahabat yang satu pergi meninggalkannya.
Orang yang kedua ditinggal sambil memikirkan usaha untuk menolong korban tersebut sementara sahabatnya yang satu sudah menjauh.
Tiba-tiba dia angkat itu korban dan ditaruh dipundaknya & dia berusaha membawanya dengan sisa-sisa tenaga yang ada sulit kita bayangkan gimana beratnya korban karena diselimuti es, tapi rupanya panas tubuh mereka saling bersinerji sehingga badan mereka makin hangat & bertenaga karena dipundaknya & bawa si korban dengan jalan terseok-seok kadang jatuh bangun jalan perlahan dan makin bertenaga….tiba-tiba berjalan beberapa ratus meter dia melihat lagi onggokan manusia didepannya & dia sempat periksa ternyata sahabatnya yang meninggalkannya tadi sudah keadaaan meninggal & kaku.
Sahabat-sahabat tauladan apa yang kita bisa dapat kan dari cerita ini, betapa dengan hasrat atau mental menolong orang lain rupanya menolong diri kita sendiri & orang lain sekaligus, betapa mulianya sifat hasrat & mental menolong itu sangat luar biasa & energize buat yang ditolong & yang menolong….vide see… Galatia 6 : 2…Bantulah!
Salam Tahun Baru 2026🏕️
Tuhan memberkati semua
St.Jagirs















