Samarinda, DerapKalimantan.com — Kepedulian terhadap sesama ditunjukkan oleh dua anggota DPRD Berau, Gideon Andris dan Abdul Waris, yang memberikan bantuan kepada Nurlela, mahasiswi Politeknik Pertanian Negeri Samarinda (Politani) asal Berau. Nurlela tengah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Dirgahayu, Samarinda, setelah mengalami kecelakaan lalu lintas saat melakukan penelitian tugas akhir di Sebulu, Kabupaten Kutai Kartanegara. pada hari rabu, 30/4/2025.
Kecelakaan tersebut terjadi ketika Nurlela, yang tinggal di Asrama Putri Berau di Samarinda, sedang menjalankan kegiatan penelitian lapangan sebagai bagian dari tugas akhirnya. Insiden tersebut menyebabkan patah tulang pada bagian kaki, dan ia harus segera menjalani operasi ortopedi.
Informasi mengenai kondisi Nurlela pertama kali tersebar melalui rekan-rekan mahasiswa asal Berau yang prihatin atas musibah yang menimpa temannya. Mereka kemudian menghubungi redaksi Derap Kalimantan untuk menyampaikan harapan akan bantuan dana guna menutupi biaya operasi yang cukup besar.
Kepedulian mahasiswa Berau, baik dari asrama putra maupun putri, turut terlihat dalam gerakan solidaritas yang mereka lakukan. Mereka bergotong royong mengumpulkan informasi, menjalin komunikasi dengan berbagai pihak, dan berupaya mengetuk hati para tokoh masyarakat, termasuk para wakil rakyat.
Menanggapi kabar tersebut, Gideon Andris dan Abdul Waris pun langsung bergerak cepat. Mereka menyatakan keprihatinan mendalam atas musibah yang menimpa Nurlela, serta menyerahkan bantuan secara langsung untuk meringankan beban keluarga mahasiswi tersebut.
“Kita semua punya tanggung jawab sosial untuk membantu anak-anak kita yang sedang kesakitan akibat kecelakaan. Apalagi ini menyangkut masa depan generasi muda Berau,” ujar Gideon Andris, Legislator Berau, Rabu, (30/4/2025).
Ia juga berharap, bantuan tersebut dapat mempercepat proses pemulihan Nurlela agar dapat kembali melanjutkan pendidikan dan menyelesaikan studinya.
“Semoga Nurlela segera pulih dan kembali aktif mengikuti perkuliahan. Kejadian ini menjadi pengingat bahwa solidaritas sosial dan gotong royong masih sangat dibutuhkan dalam masyarakat kita,” pungkasnya.
Jurnalis: Marihot















