KANALMEDAN, Medan — Asrama Haji Embarkasi Medan siap menyambut kedatangan jemaah calon haji (calhaj) musim haji 1447 H/2026 M. Berbagai persiapan telah dirampungkan demi memastikan kenyamanan dan kelancaran pelayanan bagi para tamu Allah.
Berdasarkan jadwal, jemaah haji kelompok terbang (kloter) pertama akan masuk asrama pada Selasa (21/4) dan diberangkatkan ke Tanah Suci pada Rabu (22/4).
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Asrama Haji Medan, Mhd Akmalsyah Lubis, menyampaikan bahwa seluruh fasilitas telah disiapkan secara maksimal.
“Alhamdulillah, Asrama Haji sudah siap menerima calhaj musim haji tahun ini,” ujarnya, Jumat (17/4/2026).
Ia menjelaskan, berbagai fasilitas seperti kamar jemaah, penginapan, ruang makan, serta layanan transportasi khusus bagi jemaah lanjut usia (lansia) telah dipersiapkan dengan baik.
Khusus untuk jemaah lansia, pihak asrama menyediakan ruang makan di lantai 1 hotel serta layanan antar menuju penginapan dari gedung pemeriksaan kesehatan.
“Kami juga menyiapkan mobil operasional, terutama saat hujan, agar seluruh jemaah tetap merasa nyaman,” tambahnya.
Dari sisi kesehatan, tim terkait telah melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap sarana dan prasarana di lingkungan asrama guna memastikan kelayakan layanan.
Saat ini, Asrama Haji Kelas I Medan memiliki sekitar 150 kamar, dengan masing-masing kamar dilengkapi tiga tempat tidur.
Untuk mendukung kelancaran operasional, pihak asrama juga telah berkoordinasi dengan berbagai instansi, termasuk PLN dan PDAM.
“Kami sudah berkoordinasi agar tidak terjadi pemadaman listrik selama proses pemberangkatan. Begitu juga dengan pasokan air dari PDAM agar tetap lancar,” jelas Akmal.
Selain itu, pihaknya juga menggandeng pemerintah kecamatan untuk memastikan pengangkutan sampah dilakukan setiap hari guna menjaga kebersihan lingkungan asrama.
Asrama Haji Medan juga telah menerima kunjungan Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL) dalam rangka Embarkasi/Debarkasi Haji Tahap II Tahun 1447 H/2026 M, termasuk peninjauan layanan katering oleh PT Aerofood Indonesia (ACS) Kualanamu, sesuai dengan Permenkes RI Nomor 62 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Kesehatan Haji.
Menurut Akmal, kesuksesan penyelenggaraan haji tidak terlepas dari sinergi berbagai pihak.
“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan semua pihak sangat dibutuhkan agar pelayanan kepada jemaah berjalan optimal,” pungkasnya. ( Biro Sumut ) Fzh















