Derapkalimantan.com – Jakarta Timur, DKI Jakarta – Amsal 18:21 berbunyi:
Nyawa dan maut ada di tangan lidah, dan siapa suka menggemarinya, akan memakan buahnya
Terjemahan versi lain Amsal.18:21..Mati dan hidup ada dikuasai lidah,siapa suka menuturkannya, akan memakan buahnya.
Arti rohani Amsal 18:21 adalah bahwa kata-kata kita memiliki kekuatan sangat besar untuk membawa kehidupan atau kematian, baik secara fisik maupun rohani-spiritual.
Kata-kata yang positif dan baik membangun, dapat membawa kehidupan dan kebahagiaan, sedangkan kata-kata yang negatif akan merusak dapat membawa *kematian& kehancuran*.
Ini menekankan pentingnya berbicara dengan bijak& bertanggung jawab, karena kata-kata kita dapat memiliki dampak besar bergema-echo of life pada diri sendiri dan orang lain.
Saya ingat waktu masa kecil kebetulan kampung kami dikelilingi hutan yang cukup lebat, secara tidak sengaja kami dengan sobat-sobat suka saling mencari dan memanggil satu dengan yang lain…di mana kau??? dari hutan sekeliling itu akan berbalas bergema di mana kauuuuuuuu...itulah gema suara itu- *
echo
Sesungguhnya ayat ini sangat menyeramkan, hanya banyak anak-anak Tuhan masih menyelepekannya dalam percakapan interaksi hidup sehari-hari contoh bisa disebut dog word-kata- kata anjing atau kotor sadar tidak sadar keluar dari lidah kita:
-mati deh que….
-achhh gawat nihh…
-hancur dehhh….
-batal nihh…
-qw bakal sakit nihh….
-rugi besar nih projek…
-bakal banjir nehhh…
-capek banget nihhh..
Dan masih banyak jika panjangkan lagi, masih banyak kata-kata mati yang tidak boleh keluar dari lidah kita ucapkan
Syalom
Tuhan memberkati semua
St.Jagirs















