Derapkalimmantan.com – Jakarta Timur, DKI Jakarta – Mazmur 1:2 berbunyi: Tetapi yang menyenangkan hatinya ialah hukum TUHAN, dan tentang hukum itu ia merenungkan siang dan malam.
Ayat yang sama terjemahan lain: Tetapi yang kesukaannya ialah Taurat Tuhan, dan merenungkan Taurat itu siang dan malam.
Ayat ini berbicara tentang orang yang benar, yang suka mempelajari & merenungkan firman Tuhan & menjadikannya sebagai andalan pedoman hidupnya.
Sebelum melangkah jauh mari kita pahami kata merenungkan artinya memikirkan, mempertimbangkan sesuatu sungguh-sungguh & mendalam.
Arti sesuatu disini pasti ayat Firman Tuhan, bukan ayat-ayat buku lain, atau KUHP,KUHAP atau Undang-Undang lain.
Nah logikanya kalau tidak ada yang kita fafal atau ingat? bisakah kita merenungkannya? bisa tetapi kata lain adalah kita asik melamun, berangan-angan, menghayal, halusinasi dstnya…
Ajakan ayat ini tidak bukan tidak lain hafalkan ayat-ayat Firman Tuhan itu,bisa ayat masa kita angkat sidi atau ayat lain yang mungkin, tidak perlu hafal semua ayat Firman Tuhan rasanya tidak ada yang mampu hafal 66 buku (39 PL&27 PB ) dan sebanyak 31.102 ayat, bukan itu maksudnya.
Saya ingat nasehat seorang sahabatku Pendeta katanya jika kau hafal luar kepala 5 ayat saja, kau sudah bisa khotbah dimana-mana pesannya ke saya.
Hafal 1 sampai 5 ayat tapi
renungkannya siang & malam jauh lebih berarti daripada baca Firman Tuhan sudah 1 sampai 3 kali dari Kejadian sampai Wahyu tetapi tidak ada yang bisa di hafal secara luar kepala.
Yang diperintahkan ayat renungkan ayat itu ini siang & malam kita akan dijemput ayat berikutnya Ayat 3 : ia seperti pohon yang ditanam di tepi aliran sungai, yang menghasilkan buahmya pada musimnya, tidak pernah layu daunnya apa saja yang dilakukannya berhasil…Amin
Syalom
Tuhan memberkati semua
St.Jagirs















