• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Index
DerapKalimantan.com
Advertisement
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional
  • Login
No Result
View All Result
DerapKalimantan.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional
No Result
View All Result
DerapKalimantan.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional
Home Nasional

Budaya Manusia Ingin Cepat Kaya

Admin by Admin
Mei 25, 2026
in Nasional
0
Budaya Manusia Ingin Cepat Kaya
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Berbincang santai bersama Jacob Ereste, sebagai penulis yang banyak memberi perhatian pada masalah budaya di Indonesia, terkesan asyik sambil menikmati kopi panas dengan camilan khas kampung yang menjadi kesukaannya di kedai kopi bilangan Tangerang Selatan saat menjelang sore, Minggu, 24 Mei 2026.

Tak ada yang istimewa dari penampilan Jacob Ereste, penulis yang cukup produktif, kali ini kecuali kesederhanaanya yang bersahaja, apa adanya. Seperti penampilan sehari-hari kehidupannya yang mengaku semakin gemar hidup dalam suasana desa.

Pemikirannya yang nakal dan penuh seloroh dalam upaya memperluas pemaknaan tentang “No viral, no justice” yang mejadi topik pembahasan terasa semakin tajam dan percaya pada media sosial berbasis internet sungguh besar dan kuat pengaruhnya untuk menjadi penghantar perubahan yang signifikan.

Dalam frasa yang menukik levelnya, hingga pengertian “sekte hukum dan politik” di Indonesia mulai menganut “No viral, no justice” yang semakin merasuk dalam keyakinan dan kepercayaan banyak orang sulit untuk dibantah.

Maksudnya begini: “Sekte” di sini bukan agama, tapi pola pikir tertutup. Dia memakai kata “sekte” untuk menyebut kalau cara pandang “kalau nggak viral nggak bakal mendapat keadilan”. Pendapat ini telah menjadi semacam dogma yang banyak pengikutnya.

Lalu banyak orang udah secara otomatis menjadi percaya bahwa untuk melapor kepada polisi dianggap tindakan yang percuma kalau nggak dibikin rame.

Karena itu, menurut Jacob Ereste, cara terbaik untuk mengatasi masalah hukum dan politik hanya bisa melalui jalan pintas, lewat tekanan publik, duit, atau koneksi.

Siapa aja yang ngerti “aturan main” ini jadi punya cara buat aman, kendati merupakan jalan yang salah. Jadi, seperti ajaran sesat yang diyakini banyak orang harus dipilih, karena udah jadi realitas sehari-hari. Hingga pada akhirnya, hukum dan aturan telah menjadi semacam barang dagangan.

Sebab bagi orang yang punya banyak duit, menurut dia, bisa “membeli” apa aja. Termasuk proses hukum bisa direkayasa, buronan bisa dibuat aman dan nyaman menghirup udara bebas seperti orang yang tidak pernah melakukan kesalahan dan harus meringkuk di ruang tahanan.

Undang-undang, peraturan, putusan pengadilan sudah menjadi komoditas yang bisa dibayar dengan kesepakatan diatas materai. Prinsip “maju tak gentar membela yang bayar” sudah menjadi pameo yang benar dan terkesan legal dalam kesepakatan dan perundingan.

Ini yang dia maksud hukum udah jadi komoditi untuk mencetak uang. Tanpa susah payah kerja dan usaha yang keras. Tapi sungguhkah budaya serupa ini tidak termasuk bagian dari tindak kekerasan yang saling menekan dan menindas ?

Memang untuk memenangkan perkara yang bisa menjebak kita masuk penjara, menurut Jacob Ereste jalan satu-satunya yang paling jitu adalah negosiasi, meski terkadang harus melalui cara yang berliku dan sulit.

Namun dampak negatifnya bisa menguntungkan di tengah ancaman yang bisa lebih merugikan. Meski untuk itu terkadang urat malu harus hilang, atau dikesampingkan untuk sementara waktu, karena orientasi materialistis dan kapitalisme bisa memberikan kemenangan, walau semua, sebab yang terpenting adalah legal formal dari status terdakwa bisa melenggang bebas. Seperti perilaku koruptor, toh tidak lagi dianggap sesuatu yang aib dan kotor. Karena untuk sekedar membersihkan muka dari rasa malu juga bisa dibayar dengan cara berbuat baik dan menjalankan ritual keagamaan dalam bentuk kamuflase berbagai cara.

Malahan bagi banyak orang sekarang, “sekte baru” ini telah menjadi pilihan yang dianggap wajar, kayak “tradisi perlombaan” atau perayaan yang sah untuk diikuti, sehingga ajaran dan tuntunan agama tentang anti korupsi yang kalah oleh nafsu dan hasrat ingin cepat kaya. inilah inti dari kritik Jacob Ereste yang tidak cuma menyalahkan aparat. Dia juga mengkritik keras perilaku koruptif yang sudah menjadi penyakit akut yang sistemik, menular semacam wabah dalam masyarakat, politik, hukum serts semua yang memiliki kesempatan untuk mempraktekkan “sekte” yang dianggap dapat menghantar secepatnya menjadi kaya dan berkuasa.

Karena itu, bagi mereka yang tidak mengerti cara mainnya, bisa menjadi korban malpraktek hukum. Intinya, istilah “sekte” buat menunjukkan perilaku yang mengakar secara sistemik. Karena sudah menjadi semacam keyakinan yang telah diikuti oleh orang banyak orang. Sadar atau nggak. “No viral, no justice” bukan cuma keluhan, tapi telah menjadi cara kerja pilihan rakyat yang merasa tidak berdaya dalam hukum. Pandangan yang keras dan pesimis ini banyak dipakai pengamat untuk memjelaskan mengapa kasus kecil bisa mandek, sementara kasus yang rame di X/TikTok khususnya di media sosial yang heboh bisa langsung mendapat respon yang cepat.

Istilah “sekte hukum” digunakan Jacob Ereste, sekedar untuk menohok perhatian, karena dia menganggap sebagai ungkapan yang lebih mengena untuk mendapat perhatian tentang kebobrokan yang telah mencapai titik nadir yang mengancam bangsa dsn negara untuk menggapai cita-cita yang luhur dari kemerdekaan bangsa dan negara Indonesia.(RAT)

Post Views: 8
Tags: #Berita Dalam Negeri
Previous Post

Dokter Muda UISU Laporkan Dekan ke Polda Sumut

Next Post

Edarkan Sabu Pelaku Diciduk Satresnarkoba Polres Binjai

Admin

Admin

Next Post
Edarkan Sabu Pelaku Diciduk Satresnarkoba Polres Binjai

Edarkan Sabu Pelaku Diciduk Satresnarkoba Polres Binjai

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Duka di Balik Tembok Panti: Kekerasan dan Pelecehan Seksual Diduga Terjadi di Yayasan Panti Asuhan

Duka di Balik Tembok Panti: Kekerasan dan Pelecehan Seksual Diduga Terjadi di Yayasan Panti Asuhan

Mei 5, 2025
Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Bupati, SK Kenaikan Tarif PDAM Jadi Sorotan “Lempar Batu, Sembunyi Tangan”

Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Bupati, SK Kenaikan Tarif PDAM Jadi Sorotan “Lempar Batu, Sembunyi Tangan”

Januari 5, 2025
Diduga Tabrak Undang-undang untuk Muluskan Kenaikan Tarif Restribusi RSUD dr. Abdul Rivai, Benarkah..?   Ini Faktanya….! 👇👇👇

Tarif Restribusi Rawat Inap RSUD dr.Abdul Rivai Lebih Mahal Dibandingkan RSUD Wahab Syahrani dan RSUD Kanujoso Balikpapan, Segini Besarannya 👇👇👇

November 12, 2024
Dugaan Korupsi Mengemuka: Proyek Fiktif dan Jalan Desa Mangkrak, ADD Rp. 7 Miliar di Desa Tj. Mangkaliat Dipertanyakan

Dugaan Korupsi Mengemuka: Proyek Fiktif dan Jalan Desa Mangkrak, ADD Rp. 7 Miliar di Desa Tj. Mangkaliat Dipertanyakan

April 22, 2025
Warga Resah, Peredaran Miras Ilegal di Jl. H. A. R. M Ayoeb Tanjung Redeb Kian Terang-Terangan

Warga Resah, Peredaran Miras Ilegal di Jl. H. A. R. M Ayoeb Tanjung Redeb Kian Terang-Terangan

2
Pembangunan Drainase di Talisayan Diduga Asal-asalan, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek Miliaran Rupiah

Pembangunan Drainase di Talisayan Diduga Asal-asalan, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek Miliaran Rupiah

1

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Shadow Tactics: Blades of the Shogun Review

0
Tak Berkutik, Pelaku Curanmor Diringkus Team Cobra Satreskrim Polres Binjai

Tak Berkutik, Pelaku Curanmor Diringkus Team Cobra Satreskrim Polres Binjai

Mei 25, 2026
Razia THM di Deli Serdang, Empat Orang Diamankan Terkait Dugaan Penyalahgunaan Narkoba

Razia THM di Deli Serdang, Empat Orang Diamankan Terkait Dugaan Penyalahgunaan Narkoba

Mei 25, 2026
Liburan Hemat di Dufan! Flash Sale Payday Berlaku hingga 19 Juni 2026

Liburan Hemat di Dufan! Flash Sale Payday Berlaku hingga 19 Juni 2026

Mei 25, 2026
Kelompok Tani Gunung Sari Tolak Klaim PT SAKA: “Jangan Rampas Lahan yang Sudah Kami Garap Bertahun-tahun”

Kelompok Tani Gunung Sari Tolak Klaim PT SAKA: “Jangan Rampas Lahan yang Sudah Kami Garap Bertahun-tahun”

Mei 25, 2026

Recent News

Tak Berkutik, Pelaku Curanmor Diringkus Team Cobra Satreskrim Polres Binjai

Tak Berkutik, Pelaku Curanmor Diringkus Team Cobra Satreskrim Polres Binjai

Mei 25, 2026
Razia THM di Deli Serdang, Empat Orang Diamankan Terkait Dugaan Penyalahgunaan Narkoba

Razia THM di Deli Serdang, Empat Orang Diamankan Terkait Dugaan Penyalahgunaan Narkoba

Mei 25, 2026
Liburan Hemat di Dufan! Flash Sale Payday Berlaku hingga 19 Juni 2026

Liburan Hemat di Dufan! Flash Sale Payday Berlaku hingga 19 Juni 2026

Mei 25, 2026
Kelompok Tani Gunung Sari Tolak Klaim PT SAKA: “Jangan Rampas Lahan yang Sudah Kami Garap Bertahun-tahun”

Kelompok Tani Gunung Sari Tolak Klaim PT SAKA: “Jangan Rampas Lahan yang Sudah Kami Garap Bertahun-tahun”

Mei 25, 2026

Browse by Category

  • Ancol
  • Bible Practice Today
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Internasional
  • Internasional
  • Jumat Berkah
  • Kejaksaan RI
  • Kemendagri
  • KementerianATRBPN
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Mahkamah Agung RI
  • Mahkamah Agus RI
  • Maritim
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwaisata
  • Pemprov Kalimantan Utara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • TNI & POLRI
  • TRCPPA Indonesia

Recent News

Tak Berkutik, Pelaku Curanmor Diringkus Team Cobra Satreskrim Polres Binjai

Tak Berkutik, Pelaku Curanmor Diringkus Team Cobra Satreskrim Polres Binjai

Mei 25, 2026
Razia THM di Deli Serdang, Empat Orang Diamankan Terkait Dugaan Penyalahgunaan Narkoba

Razia THM di Deli Serdang, Empat Orang Diamankan Terkait Dugaan Penyalahgunaan Narkoba

Mei 25, 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Index

Hak Cipta Derapkalimantan.com © 2024 Website Development

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional

Hak Cipta Derapkalimantan.com © 2024 Website Development

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In