• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Index
DerapKalimantan.com
Advertisement
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional
  • Login
No Result
View All Result
DerapKalimantan.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional
No Result
View All Result
DerapKalimantan.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional
Home Daerah

“Itwilkab Disorot, Warga Berau Minta KPK Audit Dugaan Korupsi Ratusan Miliar di RSUD Abdul Rivai”

Dugaan Kebocoran Anggaran RSUD Abdul Rivai, Warga Desak KPK Usut Tuntas

Admin by Admin
Juli 28, 2025
in Daerah
0
“Itwilkab Disorot, Warga Berau Minta KPK Audit Dugaan Korupsi Ratusan Miliar di RSUD Abdul Rivai”
0
SHARES
86
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Berau, Kalimantan Timur – (28/7) – Publik Berau dikejutkan oleh mencuatnya dugaan kebocoran anggaran jumbo di RSUD dr. Abdul Rivai. Kabar mengenai dana jumbo sebesar Rp 305 miliar yang dialokasikan untuk kebutuhan pengembangan dan operasional rumah sakit milik daerah itu memicu pertanyaan warga.

Dana yang bersumber dari APBD Murni tahun 2025 diduga bernilai Rp 200 miliar digelontorkan Pemkab Berau untuk kebutuhan RSUD Abdul Rivai.

Selain itu, proyek pembangunan Gedung Walet senilai Rp 70 miliar, serta pengadaan alat kesehatan sebesar Rp 35 miliar. Meski angka yang digelontorkan dinilai sangat fantastis, namun layanan RSUD dinilai stagnan dan tak sebanding dengan dana yang digelontorkan.

Publik mulai bertanya-tanya, ke mana perginya uang ratusan miliar tersebut? Sejumlah sumber mengungkap bahwa setiap tahun RSUD Abdul Rivai selalu mendapatkan tambahan anggaran dari Pemkab Berau, bahkan trennya meningkat. Namun, pelayanan rumah sakit justru dinilai tidak menunjukkan perbaikan berarti. Ditambah lagi publik dikejutkan hasil rekredensialing RSUD yang terancam turun kelas dari C memperkuat kecurigaan adanya penyalahgunaan dana.

Kecurigaan publik mengarah pada dugaan korupsi yang melibatkan oknum pejabat dan pihak terkait. Kepemimpinan Direktur RSUD dr. Abdul Rivai ikut disorot, bersama dugaan keterlibatan aparat penegak hukum (APH) dan pejabat Pemkab Berau. Walau tidak ada nama yang disebut secara spesifik, publik menuding ada “sekelompok oknum” yang diduga menikmati anggaran rakyat melalui praktik pemufakatan jahat.

Puncak isu ini terus mencuat ketika kabar kebocoran anggaran mencuat luas di percakapan publik. Warga mendesak jawaban: mengapa dana sebesar Rp 305 miliar tak tampak dampaknya bagi layanan RSUD?

Bahkan, muncul kabar keuangan RSUD kini terancam tidak mampu membayar gaji tenaga kesehatan (Nakes), bahkan diprediksi hingga akhir tahun, sehingga kabar rumor yang berkembang di masyarakat pihak RSUD Abdul Rivai mengajukan kembali suntikan dana ke Pemerintah? Apakah untuk menutupi krisis yang ada?

Hal ini menambah kekhawatiran masyarakat, karena fungsi utama RSUD sebagai penyedia layanan kesehatan publik kini di ambang krisis.

Konsep Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang seharusnya membuat RSUD lebih mandiri dan efisien justru menjadi sorotan. Publik mempertanyakan, apakah modal awal, keuntungan operasional, dan margin BLUD benar-benar dikelola sesuai aturan?

Transparansi penggunaan anggaran menjadi tuntutan utama. Warga ingin tahu setiap rupiah yang dikucurkan dari APBD digunakan untuk apa, dan mengapa hasilnya tak terlihat nyata. Publik pertanyakan keberadaan Inspektorat Wilayah Kabupaten Berau, (Itwilkab Berau)? Apakah sudah bekerja maksimal dalam melakukan audit keuangan negara yang dikelola oleh Managemen RSUD Abdul Rivai yang nilainya terus meningkat.

Desakan agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turun tangan kian menguat. Publik menuntut audit menyeluruh terhadap alokasi Rp 200 miliar dari APBD 2025, Rp 70 miliar untuk Gedung Walet, dan Rp 35 miliar pengadaan alat kesehatan yang dinilai nyaris tak berbuah layanan konkret. Masyarakat mengingatkan bahwa uang rakyat tidak boleh dibiarkan “menguap” tanpa pertanggungjawaban.

Jika dugaan korupsi ini terbukti, pasal berat menanti para pelaku. Aparat penegak hukum dapat menerapkan Pasal 2 dan 3 UU Tipikor yang menjerat penyalahgunaan wewenang dan korupsi anggaran negara. Ancaman hukuman bisa mencapai 20 tahun penjara, disertai denda besar dan kewajiban mengembalikan kerugian negara. “Dampaknya tidak hanya pidana, tetapi juga reputasi pelayanan kesehatan daerah yang akan terpuruk,” kata seorang pemerhati kebijakan publik Berau.

Kegeraman publik juga dipicu oleh fakta bahwa layanan RSUD Abdul Rivai tak menunjukkan perubahan berarti. Warga mengeluhkan antrean panjang, fasilitas usang, dan keterbatasan layanan medis, padahal dana ratusan miliar telah dialokasikan.

Harapan agar RSUD menjadi pusat layanan kesehatan modern justru jadi pertanyaan, dan menambah keyakinan masyarakat bahwa ada kebocoran dalam pengelolaan anggaran.

Kini, bola panas ada di tangan aparat penegak hukum dan pemerintah daerah. Masyarakat Berau menunggu langkah konkret—mulai dari audit transparan, pengungkapan pihak yang terlibat, hingga perbaikan tata kelola keuangan RSUD. Tanpa itu, kepercayaan publik terhadap Pemkab Berau dan layanan kesehatan akan terus tergerus.

Kesimpulannya, publik Berau tidak lagi sekadar meminta klarifikasi, melainkan menuntut tindakan nyata. Uang rakyat bernilai ratusan miliar rupiah harus dipertanggungjawabkan.

Jika ada yang bersalah, mereka harus diadili. Harapan masyarakat jelas: RSUD dr. Abdul Rivai harus kembali menjadi rumah sakit yang kredibel, akuntabel, dan memberi pelayanan terbaik—bukan jadi ladang korupsi yang merugikan rakyat.***

Jurnalis: Tim DK- RED. 

Post Views: 130
Tags: INSPEKTORAT RIKPK RI
Previous Post

Menteri Kebudayaan Resmi Menetapkan 26 Juli sebagai Hari Puisi Indonesia

Next Post

PKBM Chandradimuka Gelar Kegiatan Peningkatan Literasi di Teras Samarinda: Simbol Keterbukaan, Kebersamaan, dan Semangat Belajar di Ruang Publik

Admin

Admin

Next Post
PKBM Chandradimuka Gelar Kegiatan Peningkatan Literasi di Teras Samarinda: Simbol Keterbukaan, Kebersamaan, dan Semangat Belajar di Ruang Publik

PKBM Chandradimuka Gelar Kegiatan Peningkatan Literasi di Teras Samarinda: Simbol Keterbukaan, Kebersamaan, dan Semangat Belajar di Ruang Publik

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Duka di Balik Tembok Panti: Kekerasan dan Pelecehan Seksual Diduga Terjadi di Yayasan Panti Asuhan

Duka di Balik Tembok Panti: Kekerasan dan Pelecehan Seksual Diduga Terjadi di Yayasan Panti Asuhan

Mei 5, 2025
Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Bupati, SK Kenaikan Tarif PDAM Jadi Sorotan “Lempar Batu, Sembunyi Tangan”

Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Bupati, SK Kenaikan Tarif PDAM Jadi Sorotan “Lempar Batu, Sembunyi Tangan”

Januari 5, 2025
Diduga Tabrak Undang-undang untuk Muluskan Kenaikan Tarif Restribusi RSUD dr. Abdul Rivai, Benarkah..?   Ini Faktanya….! 👇👇👇

Tarif Restribusi Rawat Inap RSUD dr.Abdul Rivai Lebih Mahal Dibandingkan RSUD Wahab Syahrani dan RSUD Kanujoso Balikpapan, Segini Besarannya 👇👇👇

November 12, 2024
Dugaan Korupsi Mengemuka: Proyek Fiktif dan Jalan Desa Mangkrak, ADD Rp. 7 Miliar di Desa Tj. Mangkaliat Dipertanyakan

Dugaan Korupsi Mengemuka: Proyek Fiktif dan Jalan Desa Mangkrak, ADD Rp. 7 Miliar di Desa Tj. Mangkaliat Dipertanyakan

April 22, 2025
Warga Resah, Peredaran Miras Ilegal di Jl. H. A. R. M Ayoeb Tanjung Redeb Kian Terang-Terangan

Warga Resah, Peredaran Miras Ilegal di Jl. H. A. R. M Ayoeb Tanjung Redeb Kian Terang-Terangan

2
Pembangunan Drainase di Talisayan Diduga Asal-asalan, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek Miliaran Rupiah

Pembangunan Drainase di Talisayan Diduga Asal-asalan, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek Miliaran Rupiah

1

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Shadow Tactics: Blades of the Shogun Review

0
Perda Dilanggar Terang-Terangan: THM, Miras, dan Dugaan TPPO Menguji Wibawa Hukum di Berau

Perda Dilanggar Terang-Terangan: THM, Miras, dan Dugaan TPPO Menguji Wibawa Hukum di Berau

April 20, 2026
Kapolsek Pancur Batu Hadiri Istighosah Akbar, Serukan Kekuatan Doa Jaga Kamtibmas

Kapolsek Pancur Batu Hadiri Istighosah Akbar, Serukan Kekuatan Doa Jaga Kamtibmas

April 20, 2026
OJK Disebut Kewalahan, YPKIM Ungkap Jurang Lebar Antara Aturan dan Realitas Perlindungan Konsumen

OJK Disebut Kewalahan, YPKIM Ungkap Jurang Lebar Antara Aturan dan Realitas Perlindungan Konsumen

April 20, 2026
Menjaga Aksi Demonstrasi Tetap Damai dan Kondusif di Samarinda

Menjaga Aksi Demonstrasi Tetap Damai dan Kondusif di Samarinda

April 20, 2026

Recent News

Perda Dilanggar Terang-Terangan: THM, Miras, dan Dugaan TPPO Menguji Wibawa Hukum di Berau

Perda Dilanggar Terang-Terangan: THM, Miras, dan Dugaan TPPO Menguji Wibawa Hukum di Berau

April 20, 2026
Kapolsek Pancur Batu Hadiri Istighosah Akbar, Serukan Kekuatan Doa Jaga Kamtibmas

Kapolsek Pancur Batu Hadiri Istighosah Akbar, Serukan Kekuatan Doa Jaga Kamtibmas

April 20, 2026
OJK Disebut Kewalahan, YPKIM Ungkap Jurang Lebar Antara Aturan dan Realitas Perlindungan Konsumen

OJK Disebut Kewalahan, YPKIM Ungkap Jurang Lebar Antara Aturan dan Realitas Perlindungan Konsumen

April 20, 2026
Menjaga Aksi Demonstrasi Tetap Damai dan Kondusif di Samarinda

Menjaga Aksi Demonstrasi Tetap Damai dan Kondusif di Samarinda

April 20, 2026

Browse by Category

  • Ancol
  • Bible Practice Today
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Internasional
  • Internasional
  • Jumat Berkah
  • Kejaksaan RI
  • Kemendagri
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Mahkamah Agung RI
  • Mahkamah Agus RI
  • Maritim
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwaisata
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • TNI & POLRI
  • TRCPPA Indonesia

Recent News

Perda Dilanggar Terang-Terangan: THM, Miras, dan Dugaan TPPO Menguji Wibawa Hukum di Berau

Perda Dilanggar Terang-Terangan: THM, Miras, dan Dugaan TPPO Menguji Wibawa Hukum di Berau

April 20, 2026
Kapolsek Pancur Batu Hadiri Istighosah Akbar, Serukan Kekuatan Doa Jaga Kamtibmas

Kapolsek Pancur Batu Hadiri Istighosah Akbar, Serukan Kekuatan Doa Jaga Kamtibmas

April 20, 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Index

Hak Cipta Derapkalimantan.com © 2024 Website Development

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional

Hak Cipta Derapkalimantan.com © 2024 Website Development

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In