• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Index
DerapKalimantan.com
Advertisement
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional
  • Login
No Result
View All Result
DerapKalimantan.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional
No Result
View All Result
DerapKalimantan.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional
Home Nasional

Jeny Claudya Lumowa Meminta Presiden Bubarkan KPAI, Sebut Hanya Buang-buang Anggaran

Anggaran Disarankan Dialokasikan ke Direktorat PPA dan PPO

Admin by Admin
Januari 23, 2026
in Nasional
0
Jeny Claudya Lumowa Meminta Presiden Bubarkan KPAI, Sebut Hanya Buang-buang Anggaran
0
SHARES
8
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, 22 Januari 2026 – Jeny Claudya Lumowa mengajukan seruan agar Presiden Republik Indonesia membubarkan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Menurutnya, lembaga yang berkedudukan di Jakarta ini hanya membuang-buang anggaran negara padahal jumlah anggarannya tidak kecil. Sebagai alternatif, dia menyampaikan bahwa anggaran yang semula diperuntukkan bagi KPAI sebaiknya diberikan kepada Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) serta Direktorat Perlindungan dan Pemberdayaan Orang (PPO) yang dianggap lebih mampu memberikan kontribusi nyata dalam menangani masalah terkait.

 

Seruan ini mendapatkan dukungan dari beberapa aktivis dan tokoh masyarakat, antara lain:

– Ratna Sarumpaet, aktivis hak asasi manusia dan perempuan, yang menyatakan bahwa KPAI sudah terlalu lama hanya berperan sebagai “bicara kosong” dan tidak mampu menangani kasus-kasus kekerasan terhadap anak dengan tuntas. Menurutnya, anggaran yang ada lebih baik dialihkan ke lembaga yang memiliki akses langsung ke lapangan seperti Direktorat PPA.

– Haris Azhar, aktivis dari KontraS, yang mengemukakan bahwa kinerja KPAI tidak sejalan dengan mandat yang diberikan, terutama dalam menangani kasus eksploitasi anak dan penyalahgunaan hak anak di berbagai sektor. Ia mendukung langkah untuk membubarkan KPAI dan mengalihkan sumber daya ke lembaga yang lebih operasional.

– Eva Kusuma Sundari, aktivis perempuan dan mantan anggota DPR RI, yang menyebut bahwa evaluasi berkala terhadap lembaga negara sangat penting, dan KPAI telah menunjukkan keterbatasan dalam memberikan solusi konkrit sehingga perlu dipertimbangkan pembubaran dengan anggaran dialokasikan ke Direktorat PPA dan PPO.

Berbagai alasan dikemukakan oleh pihak yang mendukung pembubaran, antara lain:

– Anggapan Tidak Efektif: Sebagian orang merasa KPAI hanya mampu mengeluarkan kritik atau pernyataan, namun tidak memberikan solusi konkret untuk berbagai masalah kompleks yang dihadapi anak di Indonesia seperti tawuran, kekerasan, dan penyalahgunaan narkoba. Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pernah mengungkapkan pandangan serupa dan bahkan pada tahun 2013 telah menyatakan bahwa KPAI sebaiknya dibubarkan karena dinilai tidak memiliki kerja yang jelas dan hanya menghabiskan uang negara. Selain KPAI, Ahok juga menyebutkan beberapa komisi lain seperti Komisi Penanggulangan AIDS dan Komisi Hukum Nasional yang menurutnya perlu dievaluasi dan dibubarkan.

– Kritik terhadap Anggaran: Ada kekhawatiran bahwa dana negara yang dialokasikan untuk KPAI tidak memberikan hasil yang signifikan sesuai dengan harapan publik. Anggaran KPAI yang dikelola dari Jakarta setiap tahun menjadi sorotan terkait penggunaannya dan kontribusi yang diberikan. Jeny dan pendukung seruan ini berpendapat bahwa dengan mengalihkan anggaran tersebut ke Direktorat PPA dan PPO, sumber daya dapat lebih terfokus pada pelaksanaan program dan tindakan langsung yang berdampak pada peningkatan perlindungan bagi perempuan, anak, dan masyarakat luas.

– Persepsi Kurang Nyata: Di media sosial sering muncul pertanyaan mengenai keberadaan KPAI saat anak-anak terjerumus dalam berbagai masalah, yang menunjukkan adanya kesenjangan antara tugas yang seharusnya dilakukan oleh lembaga ini dengan harapan masyarakat. Misalnya, pada kasus keikutsertaan anak-anak dalam beberapa peristiwa publik di Jakarta dan daerah lain, sikap KPAI yang dianggap kurang tanggap membuat sebagian warganet mengeluarkan protes dan menyatakan bahwa KPAI sebaiknya dibubarkan dengan anggaran dialihkan ke lembaga yang lebih operasional seperti Direktorat PPA dan PPO.

Di sisi lain, dari perspektif KPAI dan pendukungnya, lembaga ini memiliki peran penting sebagai lembaga negara nonstruktural yang bertugas memastikan hak-hak anak terpenuhi. Berbasis di Jakarta, KPAI juga turun tangan mendampingi anak-anak yang terlibat dalam berbagai masalah, seperti saat ada demonstrasi, dengan memastikan hak mereka sebagai anak tetap terjaga dan melakukan koordinasi dengan pihak terkait seperti kepolisian, dinas sosial, dan sekolah. Selain itu, KPAI juga aktif menangani berbagai isu terkait anak seperti penggunaan anak untuk promosi, memastikan sekolah tidak sembarangan mengeluarkan siswa yang ikut demo, serta menangani kasus kekerasan terhadap anak.

Perdebatan mengenai efektivitas KPAI dan apakah perlu dibubarkan atau tidak terus menjadi topik yang hangat diperbincangkan di lingkungan masyarakat, akademisi, dan pemerintah di Jakarta, yang juga mencerminkan pentingnya evaluasi terhadap lembaga perlindungan anak di Indonesia serta peran pemerintah dalam mengalokasikan sumber daya secara optimal melalui lembaga seperti Direktorat PPA dan PPO untuk melindungi hak-hak anak serta mendukung pemberdayaan masyarakat secara lebih komprehensif.

TRCPPA

Post Views: 41
Tags: (TRCPPA)
Previous Post

Profil Andar Amin Harahap, Kader Golkar Berpengalaman yang Menguat Menuju Ketua Golkar Sumut

Next Post

Pewaris Adat Kesultanan Tidung Pertanyakan Dugaan Jual Beli Lahan Ulayat di Pesisir Tanah Kuning, Terkait Proyek PSN KIPI

Admin

Admin

Next Post
Pewaris Adat Kesultanan Tidung Pertanyakan Dugaan Jual Beli Lahan Ulayat di Pesisir Tanah Kuning, Terkait Proyek PSN KIPI

Pewaris Adat Kesultanan Tidung Pertanyakan Dugaan Jual Beli Lahan Ulayat di Pesisir Tanah Kuning, Terkait Proyek PSN KIPI

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Duka di Balik Tembok Panti: Kekerasan dan Pelecehan Seksual Diduga Terjadi di Yayasan Panti Asuhan

Duka di Balik Tembok Panti: Kekerasan dan Pelecehan Seksual Diduga Terjadi di Yayasan Panti Asuhan

Mei 5, 2025
Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Bupati, SK Kenaikan Tarif PDAM Jadi Sorotan “Lempar Batu, Sembunyi Tangan”

Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Bupati, SK Kenaikan Tarif PDAM Jadi Sorotan “Lempar Batu, Sembunyi Tangan”

Januari 5, 2025
Diduga Tabrak Undang-undang untuk Muluskan Kenaikan Tarif Restribusi RSUD dr. Abdul Rivai, Benarkah..?   Ini Faktanya….! 👇👇👇

Tarif Restribusi Rawat Inap RSUD dr.Abdul Rivai Lebih Mahal Dibandingkan RSUD Wahab Syahrani dan RSUD Kanujoso Balikpapan, Segini Besarannya 👇👇👇

November 12, 2024
Dugaan Korupsi Mengemuka: Proyek Fiktif dan Jalan Desa Mangkrak, ADD Rp. 7 Miliar di Desa Tj. Mangkaliat Dipertanyakan

Dugaan Korupsi Mengemuka: Proyek Fiktif dan Jalan Desa Mangkrak, ADD Rp. 7 Miliar di Desa Tj. Mangkaliat Dipertanyakan

April 22, 2025
Warga Resah, Peredaran Miras Ilegal di Jl. H. A. R. M Ayoeb Tanjung Redeb Kian Terang-Terangan

Warga Resah, Peredaran Miras Ilegal di Jl. H. A. R. M Ayoeb Tanjung Redeb Kian Terang-Terangan

2
Pembangunan Drainase di Talisayan Diduga Asal-asalan, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek Miliaran Rupiah

Pembangunan Drainase di Talisayan Diduga Asal-asalan, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek Miliaran Rupiah

1

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Shadow Tactics: Blades of the Shogun Review

0
Pemprov Kaltara Perkuat Layanan Haji Lewat Peresmian Tower 2 Asrama Transit

Pemprov Kaltara Perkuat Layanan Haji Lewat Peresmian Tower 2 Asrama Transit

Mei 7, 2026
Polres Langkat Berantas Tempat Peredaran Narkotika di Besitang, Satu Pelaku Diamankan.

Polres Langkat Berantas Tempat Peredaran Narkotika di Besitang, Satu Pelaku Diamankan.

Mei 7, 2026
PDI Perjuangan Soroti Lonjakan Harga Sepatu Bansos, Mensos: Itu Fitnah, Hoax

PDI Perjuangan Soroti Lonjakan Harga Sepatu Bansos, Mensos: Itu Fitnah, Hoax

Mei 7, 2026
Kasus Sertifikasi Satpam Garda Pratama Meluas, Diduga Libatkan Vendor yang Sama di Sejumlah Dinas Pemkot Yogyakarta

Kasus Sertifikasi Satpam Garda Pratama Meluas, Diduga Libatkan Vendor yang Sama di Sejumlah Dinas Pemkot Yogyakarta

Mei 7, 2026

Recent News

Pemprov Kaltara Perkuat Layanan Haji Lewat Peresmian Tower 2 Asrama Transit

Pemprov Kaltara Perkuat Layanan Haji Lewat Peresmian Tower 2 Asrama Transit

Mei 7, 2026
Polres Langkat Berantas Tempat Peredaran Narkotika di Besitang, Satu Pelaku Diamankan.

Polres Langkat Berantas Tempat Peredaran Narkotika di Besitang, Satu Pelaku Diamankan.

Mei 7, 2026
PDI Perjuangan Soroti Lonjakan Harga Sepatu Bansos, Mensos: Itu Fitnah, Hoax

PDI Perjuangan Soroti Lonjakan Harga Sepatu Bansos, Mensos: Itu Fitnah, Hoax

Mei 7, 2026
Kasus Sertifikasi Satpam Garda Pratama Meluas, Diduga Libatkan Vendor yang Sama di Sejumlah Dinas Pemkot Yogyakarta

Kasus Sertifikasi Satpam Garda Pratama Meluas, Diduga Libatkan Vendor yang Sama di Sejumlah Dinas Pemkot Yogyakarta

Mei 7, 2026

Browse by Category

  • Ancol
  • Bible Practice Today
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Internasional
  • Internasional
  • Jumat Berkah
  • Kejaksaan RI
  • Kemendagri
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Mahkamah Agung RI
  • Mahkamah Agus RI
  • Maritim
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwaisata
  • Pemprov Kalimantan Utara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • TNI & POLRI
  • TRCPPA Indonesia

Recent News

Pemprov Kaltara Perkuat Layanan Haji Lewat Peresmian Tower 2 Asrama Transit

Pemprov Kaltara Perkuat Layanan Haji Lewat Peresmian Tower 2 Asrama Transit

Mei 7, 2026
Polres Langkat Berantas Tempat Peredaran Narkotika di Besitang, Satu Pelaku Diamankan.

Polres Langkat Berantas Tempat Peredaran Narkotika di Besitang, Satu Pelaku Diamankan.

Mei 7, 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Index

Hak Cipta Derapkalimantan.com © 2024 Website Development

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional

Hak Cipta Derapkalimantan.com © 2024 Website Development

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In