Berau, Pemerintah Kabupaten Berau kembali menjadi sorotan publik akibat belum terisinya sejumlah jabatan sekretaris camat (sekcam) di berbagai kecamatan. Di bawah kepemimpinan Bupati Sri Juniarsih Mas, masyarakat menilai proses penempatan pejabat setingkat sekcam berjalan lambat dan berpotensi menghambat kinerja pemerintahan di tingkat kecamatan.(15/4/2026).
Sejumlah kecamatan yang hingga kini masih mengalami kekosongan jabatan sekcam di antaranya Segah, Kelay, Teluk Bayur, Tanjung Redeb, Gunung Tabur, Sambaliung, Talisayan, Biduk-Biduk, hingga Maratua. Kondisi ini dinilai cukup krusial mengingat peran sekcam sangat penting dalam mendukung administrasi pemerintahan, koordinasi program, serta pelayanan publik di wilayah kecamatan.
Pengamat pemerintahan di Kabupaten Berau menilai bahwa keterlambatan ini seharusnya dapat diantisipasi oleh pemerintah daerah. Menurut mereka, saat ini terdapat banyak Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memiliki kapasitas dan kompetensi untuk mengisi jabatan sekcam.
“Potensi ASN kita cukup besar. Banyak yang layak dan siap menduduki posisi sekcam. Tinggal bagaimana komitmen pemerintah daerah untuk segera melakukan penempatan secara tepat dan profesional,” ujar salah satu pengamat.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa kekosongan jabatan dalam waktu lama dapat berdampak pada kurang optimalnya pelayanan publik. Sekcam sebagai motor administratif kecamatan memiliki peran strategis dalam memastikan roda pemerintahan berjalan efektif dan efisien.
Publik pun berharap Pemerintah Kabupaten Berau segera mengambil langkah konkret dengan menempatkan kader-kader ASN yang berpotensi dan berintegritas. Selain untuk mengisi kekosongan, langkah ini juga dinilai penting sebagai bagian dari upaya penyegaran birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Dengan adanya percepatan penempatan pejabat sekcam, diharapkan kinerja pemerintahan di tingkat kecamatan dapat kembali optimal dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara lebih responsif.
Hingga berita ini terbit, belum ada klarifikasi dari Pemda Kabupaten Berau.
Jurnalis DK.















