Tanjung Redeb – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Berau menginisiasi kegiatan Silaturahmi Tokoh Adat dan Kearifan Lokal yang digelar di Hotel Grand Parama, Tanjung Redeb, Sabtu (22/11/2025). Acara ini mempertemukan para tokoh adat, pimpinan organisasi kemasyarakatan, serta unsur pemerintah daerah guna memperkuat kebersamaan dan menjaga kerukunan masyarakat Berau.
Kegiatan dibuka oleh Asisten I Setda Berau, M. Henratno, yang hadir mewakili Pemerintah Kabupaten Berau. Ia sekaligus membacakan sambutan resmi Wakil Bupati Berau.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa silaturahmi tidak hanya menjadi ajang pertemuan biasa, tetapi wadah penting untuk menyatukan kearifan lokal yang berkembang di tengah masyarakat. Berau, yang dihuni sedikitnya 77 suku, disebut sebagai daerah yang kaya keberagaman sehingga membutuhkan kolaborasi aktif dari para tokoh adat dan masyarakat.
“Silaturahmi ini menjadi ruang untuk memperkuat karakter masyarakat, mencegah terjadinya perselisihan, serta mendukung pelestarian adat dan kearifan lokal yang telah lama menjadi identitas Berau,” demikian sambutan Wakil Bupati yang dibacakan M. Henratno.
Tujuannya, lanjutnya, adalah menciptakan masyarakat Berau yang rukun, harmonis, dan senantiasa menjaga stabilitas daerah.
Kepala Badan Kesbangpol Berau, Nursalim, turut hadir dan menyampaikan apresiasi atas kehadiran para tokoh adat serta pimpinan organisasi kemasyarakatan. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen memperkuat dialog lintas komunitas sebagai upaya menjaga kondusivitas.
Acara berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kedamaian. Para tokoh adat dan peserta berdiskusi mengenai peran kearifan lokal dalam mencegah konflik sosial, menjaga kerukunan antarumat beragama, serta memperkuat karakter masyarakat di tengah perubahan zaman. Berbagai masukan dan pandangan disampaikan untuk mendukung situasi Kabupaten Berau tetap aman dan kondusif.
Silaturahmi ini dihadiri oleh puluhan undangan, termasuk tokoh adat, tokoh budaya, pimpinan organisasi masyarakat, di antaranya Pasukan Merah, KNPI, FKUB, FKDM, BABADA, Ketua PDKT Kabupaten Berau Marjinus Ugin, Ajang Ketua LPADKT serta sejumlah pimpinan adat seperti Kesultanan, Raja Muda Perkasa, Adji Pangeran Hadiningrat, H.Teddy Nanang Abay Ketua FPK Berau, Kodifasius Apung, dan berbagai perwakilan lembaga adat lainnya.
Pemerintah Kabupaten Berau berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai sarana memperkuat persatuan serta menjaga nilai–nilai adat yang menjadi fondasi kehidupan sosial masyarakat Berau.**
Biro Media FPK Berau
Editor: Marihot















