Timika, 3 April 2025 – Dalam rangka menjaga marwah dan wibawa organisasi, Badan Pengurus Wilayah Kamar Adat Pengusaha Papua (BPW-KAPP) Provinsi Papua Tengah secara resmi mencabut Surat Keputusan Nomor 03.001/KEP/BPD/KAPP-PT/IX/2024 terkait Pelaksana Tugas Badan Pengurus Daerah (BPD) KAPP Kabupaten Mimika. Keputusan ini didasarkan pada konsolidasi kelembagaan dan kepatuhan terhadap AD/ART organisasi.
Keputusan ini menegaskan kepemimpinan Ketua Umum BPP-KAPP, **Bapak Goldfild Wolter Baransano**, sebagai pemimpin yang sah berdasarkan Surat Keputusan Kementerian Hukum dan HAM RI Nomor AHU-0001258.AH.0108.TAHUN 2024. Sebagai bagian dari upaya menjaga wibawa organisasi, BPW-KAPP Papua Tengah juga menginstruksikan agar semua pihak menghormati hasil Konferensi Ke-III BPP-KAPP di Biak Numfor, yang telah menetapkan kepemimpinan yang legal dan sah.
**Pertanyaan Serius untuk Ketua KAPP Goldfild Baransano dan Ketua BPW-KAPP Papua Tengah Vince Mofu**
Meskipun keputusan pencabutan SK ini telah dikeluarkan, masih ada pertanyaan besar yang harus dijawab oleh **Ketua Umum BPP-KAPP Goldfild Baransano** dan **Ketua BPW-KAPP Papua Tengah Vince Mofu**. Dalam Pakta Integritas dan pernyataan resmi sebelumnya, **Ketua Goldfild Baransano telah menegaskan bahwa tidak ada SK Plt Ketua KAPP di Kabupaten Mimika untuk tiga bulan ke depan.** Namun, faktanya, keputusan yang dikeluarkan justru menunjukkan ketidakkonsistenan dalam kebijakan organisasi.
Selain itu, **Ketua BPW-KAPP Papua Tengah, Ibu Vince Mofu, tampaknya tidak tegas dalam mengambil keputusan dan terlihat labil dalam menjaga marwah serta wibawa organisasi.** Sikap yang tidak konsisten ini berpotensi merusak soliditas KAPP dan membuka celah bagi berbagai pihak yang ingin memperkeruh keadaan.
Apalagi, saat ini **KAPP Induk Papua tengah mengalami dualisme kepemimpinan** dengan munculnya dua versi kepemimpinan:
1. **Goldfild Baransano** yang terpilih melalui **Konferensi Biak**, dan
2. **Musa Haluk** yang mendeklarasikan kepemimpinannya melalui **Konferensi Wamena**.
Kondisi ini dikhawatirkan akan menciptakan ketidakstabilan di daerah dan memicu konflik di antara sesama pengusaha Papua. **Papua tidak boleh dibiarkan dalam situasi yang tidak kondusif, apalagi jika hal ini berpotensi mengganggu jalannya pemerintahan di tingkat daerah.**
**Menolak Isu Konferda Mimika dalam Waktu Dekat**
Sebagai anggota aktif BPD-KAPP Mimika, kami menegaskan **penolakan terhadap isu-isu yang berkembang mengenai rencana Konferda dalam waktu dekat**. Dalam kondisi kepemimpinan yang masih belum stabil, hal ini hanya akan menambah perpecahan di antara pengusaha Orang Asli Papua.
Oleh karena itu, kami meminta dengan tegas kepada **Bapak Goldfild Baransano dan Ibu Vince Mofu**, apakah kepemimpinan kalian akan membawa perubahan nyata bagi pengusaha Papua? Ataukah hanya akan menciptakan lebih banyak perpecahan di tengah kami?
**Kami menuntut jawaban yang jelas dan langkah konkret dari para pimpinan KAPP untuk memastikan organisasi ini tetap solid dan berorientasi pada kepentingan pengusaha Papua.**
Tim DK















