Medan, Jumat, 22 Mei 2026, Satlantas Polrestabes Medan mulai menguji coba integrasi data BPJS Kesehatan dengan sistem kepolisian. Program tersebut digadang-gadang menjadi langkah baru dalam sinkronisasi data nasional berbasis Nomor Induk Kependudukan
Kasatlantas Polrestabes Medan, AKBP Sri Lestari Widodo, menegaskan penerapan sistem tersebut saat ini masih tahap pendataan dan uji coba terbatas di sejumlah daerah di Indonesia. “Mesin yang disiapkan itu belum bisa digunakan di seluruh Indonesia. Masih diuji coba di empat wilayah ini,” ujarnya baru-baru ini.
Widodo menjelaskan, hingga kini uji coba integrasi data baru diterapkan di empat wilayah, yakni Polrestabes Medan, Polres Simalungun, Polres Maros dan Polrestabes Makassar.
Menurutnya, sistem tersebut nantinya akan menghubungkan data kepolisian dengan BPJS Kesehatan melalui NIK masyarakat. Dari sistem itu, petugas dapat langsung mengetahui status kepesertaan BPJS seseorang secara cepat dan otomatis.
“Misalnya data dimasukkan, nanti akan terlihat apakah BPJS-nya aktif atau tidak. Kalau tidak aktif pun tidak masalah, karena ini masih integrasi sistem data,” katanya.
Widodo menegaskan, penerapan nasional belum dapat dilakukan dalam waktu dekat karena masih membutuhkan penyesuaian perangkat dan sinkronisasi data di seluruh daerah.
“Kalau langsung diterapkan di kita, bagaimana dengan daerah lain. Jadi ini masih tahap pendataan dan integrasi data saja,” tegasnya.
( Biro Sumut)















