• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Index
DerapKalimantan.com
Advertisement
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional
  • Login
No Result
View All Result
DerapKalimantan.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional
No Result
View All Result
DerapKalimantan.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional
Home Nasional

Pemerintah Gaji Petani Pulihkan Sawah Terdampak Bencana

Admin by Admin
Januari 22, 2026
in Nasional
0
Pemerintah Gaji Petani Pulihkan Sawah Terdampak Bencana
0
SHARES
14
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Pemerintah terus menunjukkan komitmennya menjaga ketahanan pangan nasional sekaligus melindungi kesejahteraan petani pascabencana. Melalui Kementerian Pertanian, negara menerapkan skema padat karya dengan menggaji petani untuk memulihkan lahan sawah yang terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Kebijakan ini dinilai sebagai langkah strategis karena mampu memulihkan produksi pangan sekaligus memberikan penghasilan langsung kepada petani di tengah masa sulit.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa skema padat karya dirancang agar petani tidak hanya menjadi penerima bantuan, tetapi juga menjadi pelaku utama pemulihan sektor pertanian. Dengan pendekatan tersebut, petani tetap produktif dan memiliki pendapatan selama proses rehabilitasi lahan berlangsung.

“Melalui skema ini, petani tidak hanya memulihkan lahan pertanian, tetapi juga memperoleh pendapatan selama proses pemulihan berlangsung,” kata Mentan Andi Amran Sulaiman.

Mentan menjelaskan, sawah-sawah yang rusak akibat banjir dan bencana alam lainnya di ketiga wilayah tersebut akan diperbaiki kembali dengan melibatkan langsung para pemilik lahan. Pemerintah pusat menanggung seluruh biaya pemulihan, mulai dari pengolahan tanah, perbaikan irigasi, hingga penyediaan benih secara gratis.

“Sawah yang rusak diperbaiki sendiri oleh pemiliknya, tetapi biayanya ditanggung oleh pemerintah pusat. Jadi saudara kita punya pendapatan, sementara benih dibantu gratis, pengolahan tanah, perbaikan irigasi semuanya dibantu pusat. Ini perintah langsung Bapak Presiden,” tegas Mentan.

Menurut Amran, konsep padat karya memastikan seluruh pemilik sawah terlibat aktif dalam proses rehabilitasi. Petani bekerja di lahan milik sendiri dan mendapatkan penghasilan harian yang cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Dengan demikian, pemulihan pascabencana tidak hanya berfokus pada aspek fisik lahan, tetapi juga pada pemulihan ekonomi rumah tangga petani.

“Pendapatan hariannya cukup untuk harian, bekerja di sawahnya sendiri. Sementara pengolahan tanah, benih, dan irigasi ditanggung pemerintah pusat,” jelasnya.

Secara khusus di Aceh, pemerintah akan merehabilitasi sekitar 10.000 hektare lahan sawah. Program ini diperkirakan membutuhkan tenaga kerja hingga 200.000 hari orang kerja (HOK) yang dibayar secara harian. Angka tersebut menunjukkan besarnya dampak ekonomi yang dihasilkan dari program pemulihan berbasis padat karya ini.

Untuk mempercepat pemulihan produksi pangan, pemerintah juga menetapkan target waktu yang jelas. Lahan sawah dengan kategori rusak ringan hingga sedang ditargetkan dapat dipulihkan maksimal dalam waktu tiga bulan.

“Khusus Aceh, bersamaan dengan Sumatera Utara dan Sumatera Barat, yang ringan dan sedang maksimal tiga bulan sudah selesai,” ujar Mentan.

Melalui kebijakan ini, pemerintah menegaskan bahwa penanganan bencana tidak hanya berorientasi pada bantuan darurat, tetapi juga pada pemulihan berkelanjutan yang memperkuat kemandirian petani dan menjaga stabilitas pangan nasional.

Penerbit: Marihot

Post Views: 42
Tags: Kementerian Pertanian
Previous Post

Polda Kaltim Gelar Konferensi Pers, Sampaikan Dugaan Korupsi Pembangunan RS Bekokong di Kubar dengan Potensi Kerugian Negara 4,16 Miliar

Next Post

Presiden Prabowo Perketat Penertiban Kawasan Hutan Lewat Satgas PKH

Admin

Admin

Next Post
Presiden Prabowo Perketat Penertiban Kawasan Hutan Lewat Satgas PKH

Presiden Prabowo Perketat Penertiban Kawasan Hutan Lewat Satgas PKH

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Duka di Balik Tembok Panti: Kekerasan dan Pelecehan Seksual Diduga Terjadi di Yayasan Panti Asuhan

Duka di Balik Tembok Panti: Kekerasan dan Pelecehan Seksual Diduga Terjadi di Yayasan Panti Asuhan

Mei 5, 2025
Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Bupati, SK Kenaikan Tarif PDAM Jadi Sorotan “Lempar Batu, Sembunyi Tangan”

Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Bupati, SK Kenaikan Tarif PDAM Jadi Sorotan “Lempar Batu, Sembunyi Tangan”

Januari 5, 2025
Diduga Tabrak Undang-undang untuk Muluskan Kenaikan Tarif Restribusi RSUD dr. Abdul Rivai, Benarkah..?   Ini Faktanya….! 👇👇👇

Tarif Restribusi Rawat Inap RSUD dr.Abdul Rivai Lebih Mahal Dibandingkan RSUD Wahab Syahrani dan RSUD Kanujoso Balikpapan, Segini Besarannya 👇👇👇

November 12, 2024
Dugaan Korupsi Mengemuka: Proyek Fiktif dan Jalan Desa Mangkrak, ADD Rp. 7 Miliar di Desa Tj. Mangkaliat Dipertanyakan

Dugaan Korupsi Mengemuka: Proyek Fiktif dan Jalan Desa Mangkrak, ADD Rp. 7 Miliar di Desa Tj. Mangkaliat Dipertanyakan

April 22, 2025
Warga Resah, Peredaran Miras Ilegal di Jl. H. A. R. M Ayoeb Tanjung Redeb Kian Terang-Terangan

Warga Resah, Peredaran Miras Ilegal di Jl. H. A. R. M Ayoeb Tanjung Redeb Kian Terang-Terangan

2
Pembangunan Drainase di Talisayan Diduga Asal-asalan, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek Miliaran Rupiah

Pembangunan Drainase di Talisayan Diduga Asal-asalan, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek Miliaran Rupiah

1

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Shadow Tactics: Blades of the Shogun Review

0
RAKERNAS I BPS GEREJA BETHANY NUSANTARA 2026 DI IKN: KONSOLIDASI NASIONAL MENUJU “DOUBLE GREAT HARVEST”

RAKERNAS I BPS GEREJA BETHANY NUSANTARA 2026 DI IKN: KONSOLIDASI NASIONAL MENUJU “DOUBLE GREAT HARVEST”

April 29, 2026
PELANTIKAN KEPALA KEJAKSAAN NEGERI SINJAI, KEPALA KEJAKSAAN NEGERI MAROS, DAN KEPALA KEJAKSAN NEGERI LUWU UTARA

PELANTIKAN KEPALA KEJAKSAAN NEGERI SINJAI, KEPALA KEJAKSAAN NEGERI MAROS, DAN KEPALA KEJAKSAN NEGERI LUWU UTARA

April 29, 2026
Gerak Cepat Patroli Brimob Polda Sumut Evakuasi Korban Laka Lantas di Jalan William Iskandar

Gerak Cepat Patroli Brimob Polda Sumut Evakuasi Korban Laka Lantas di Jalan William Iskandar

April 29, 2026
BIBLE PRACTICE TODAY (BPT) 290426 – repetible : TUHAN MENGUJI HATI

BIBLE PRACTICE TODAY (BPT) 290426 – repetible : TUHAN MENGUJI HATI

April 29, 2026

Recent News

RAKERNAS I BPS GEREJA BETHANY NUSANTARA 2026 DI IKN: KONSOLIDASI NASIONAL MENUJU “DOUBLE GREAT HARVEST”

RAKERNAS I BPS GEREJA BETHANY NUSANTARA 2026 DI IKN: KONSOLIDASI NASIONAL MENUJU “DOUBLE GREAT HARVEST”

April 29, 2026
PELANTIKAN KEPALA KEJAKSAAN NEGERI SINJAI, KEPALA KEJAKSAAN NEGERI MAROS, DAN KEPALA KEJAKSAN NEGERI LUWU UTARA

PELANTIKAN KEPALA KEJAKSAAN NEGERI SINJAI, KEPALA KEJAKSAAN NEGERI MAROS, DAN KEPALA KEJAKSAN NEGERI LUWU UTARA

April 29, 2026
Gerak Cepat Patroli Brimob Polda Sumut Evakuasi Korban Laka Lantas di Jalan William Iskandar

Gerak Cepat Patroli Brimob Polda Sumut Evakuasi Korban Laka Lantas di Jalan William Iskandar

April 29, 2026
BIBLE PRACTICE TODAY (BPT) 290426 – repetible : TUHAN MENGUJI HATI

BIBLE PRACTICE TODAY (BPT) 290426 – repetible : TUHAN MENGUJI HATI

April 29, 2026

Browse by Category

  • Ancol
  • Bible Practice Today
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Internasional
  • Internasional
  • Jumat Berkah
  • Kejaksaan RI
  • Kemendagri
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Mahkamah Agung RI
  • Mahkamah Agus RI
  • Maritim
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwaisata
  • Pemprov Kalimantan Utara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • TNI & POLRI
  • TRCPPA Indonesia

Recent News

RAKERNAS I BPS GEREJA BETHANY NUSANTARA 2026 DI IKN: KONSOLIDASI NASIONAL MENUJU “DOUBLE GREAT HARVEST”

RAKERNAS I BPS GEREJA BETHANY NUSANTARA 2026 DI IKN: KONSOLIDASI NASIONAL MENUJU “DOUBLE GREAT HARVEST”

April 29, 2026
PELANTIKAN KEPALA KEJAKSAAN NEGERI SINJAI, KEPALA KEJAKSAAN NEGERI MAROS, DAN KEPALA KEJAKSAN NEGERI LUWU UTARA

PELANTIKAN KEPALA KEJAKSAAN NEGERI SINJAI, KEPALA KEJAKSAAN NEGERI MAROS, DAN KEPALA KEJAKSAN NEGERI LUWU UTARA

April 29, 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Index

Hak Cipta Derapkalimantan.com © 2024 Website Development

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional

Hak Cipta Derapkalimantan.com © 2024 Website Development

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In