Berau, – DerapKalimantan. Com – Petrus, seorang pria berusia 57 tahun, kini terbaring lemah akibat penyakit stroke yang dideritanya. Harapannya tinggal satu: agar uang pensiun dari tempatnya bekerja selama puluhan tahun dapat segera dibayarkan. Petrus merupakan mantan mekanik di PT. Kiani Kertas, sebuah perusahaan yang dulu memberinya penghidupan sejak tahun 1997 hingga 2024.
Sejak mengalami stroke beberapa waktu lalu, kondisi kesehatannya semakin menurun. Saat ditemui oleh media pada pertengahan Juni 2025, Petrus mengungkapkan kegundahannya dari rumah sederhananya di Kalimantan Timur, tempat ia kini tinggal bersama keluarganya dan mencoba bertahan hidup dari hasil berkebun.(17/6).
Selama lebih dari dua dekade bekerja sebagai mekanik, Petrus telah mengabdikan diri dengan penuh tanggung jawab dan loyalitas. Kini, di usia senja dan dalam kondisi yang sakit, ia merasa kecewa karena haknya sebagai pensiunan belum juga dipenuhi. Ia berharap dana pensiun tersebut dapat digunakan untuk biaya pengobatan serta memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Dalam kondisi fisik yang melemah, Petrus masih berusaha semampunya membantu keluarga dengan berkebun. Namun, hasil dari kebun tidak mencukupi untuk membayar biaya pengobatan yang terus meningkat. Tanpa adanya dukungan dari dana pensiun, beban hidup keluarga Petrus menjadi semakin berat.
Petrus memiliki tiga orang anak yang kini ikut membantunya dalam berbagai hal. Meski begitu, kondisi ekonomi keluarga tidak memungkinkan mereka untuk menanggung seluruh biaya pengobatan sang ayah. Anak-anak Petrus hanya bisa berharap agar pihak perusahaan tempat ayah mereka dulu mengabdi dapat segera memenuhi hak-haknya.
“Saya hanya ingin perusahaan menepati janji dan membayarkan uang pensiun saya. Itu saja sudah cukup besar artinya untuk saya dan keluarga,” ujar Petrus dengan nada lirih. Harapan terakhir dari seorang mantan pekerja keras kini tergantung pada itikad baik perusahaan tempatnya pernah mendedikasikan hidup. Apakah jerih payah bertahun-tahun akan mendapat balasan yang layak?
Hingga berita ini terbit belum ada pernyataan resmi dari Pihak Perusahaan terkait kapan pencairan uang pensiun karyawan.
Tim DerapKalimantan. Com















