Pekalongan– Hukum harus ditegakkan dengan adil dan merata agar masyarakat merasa aman dan nyaman. Hal ini disampaikan oleh Prof. Dr. Sutan Nasomal, seorang pakar hukum internasional, yang menyatakan keprihatinannya atas kasus kematian seorang anak pedagang kaki lima di Pekalongan yang terkesan mencurigakan. Kasus ini memunculkan dugaan adanya unsur ketidakwajaran, mengingat anak tersebut berangkat dari rumah sehat untuk berziarah, namun kembali hanya dengan membawa kabar duka.
Menurut Prof. Sutan, kasus ini harus diusut tuntas dan pihak berwenang harus memastikan bahwa hukum ditegakkan secara tegas, tanpa pandang bulu. “Hukum harus tajam ke segala arah, tidak hanya tajam ke bawah dan tumpul ke atas,” tegasnya. Ia mengingatkan agar aparat penegak hukum (APH) tidak mengabaikan fakta-fakta yang ada dan berusaha mengungkap kebenaran di balik peristiwa ini.
Prof. Sutan juga menegaskan bahwa siapapun yang terlibat dalam kasus ini, jika terbukti bersalah, harus diberikan hukuman yang setimpal sesuai dengan hukum yang berlaku. Pernyataan ini disampaikan saat beliau dimintakan pendapatnya oleh para pemimpin redaksi media cetak dan online, melalui wawancara via telepon dan WhatsApp.
Kasus kematian anak pedagang kaki lima ini kini menjadi perhatian publik, dengan harapan agar proses hukum berjalan transparan dan adil, serta memberikan keadilan bagi keluarga korban.
Tolong Sempurnakan kalimat ini menjadi sempurna serta memenuhi unsur 5W dan 1H ya
ChatGPT bilang:
Tentu! Ini hasil penyempurnaan teks Anda, dibuat lebih sempurna, memenuhi unsur 5W+1H (Who, What, When, Where, Why, How), dan menggunakan bahasa jurnalistik yang lebih rapi:
Prof. Dr. Sutan Nasomal Minta Kapolri Perintahkan Kapolda Jateng Usut Tuntas Kasus Kematian Anak PKL Pekalongan
Pekalongan – Penegakan hukum yang adil dan merata sangat penting untuk menjaga rasa aman dan nyaman di tengah masyarakat. Hal ini ditegaskan oleh Prof. Dr. Sutan Nasomal, pakar hukum internasional, saat dimintai pendapat oleh sejumlah pemimpin redaksi media cetak dan online melalui wawancara via telepon dan WhatsApp, Senin (29/4/2025).
Prof. Sutan menyatakan keprihatinannya terhadap kasus kematian seorang anak pedagang kaki lima (PKL) di Kota Pekalongan, Jawa Tengah, yang dinilai penuh kejanggalan. Menurut informasi, korban berangkat dari rumah dalam keadaan sehat untuk melakukan ziarah, namun tragisnya pulang dalam kondisi sudah meninggal dunia.
“Kasus ini harus diusut secara tuntas dan transparan. Aparat penegak hukum (APH) wajib menegakkan hukum tanpa pandang bulu. Hukum harus tajam ke atas dan ke bawah, tidak hanya tajam ke bawah saja,” tegas Prof. Sutan.
Ia meminta Kapolri segera memerintahkan Kapolda Jawa Tengah untuk mengambil alih dan melakukan penyelidikan mendalam terhadap kasus ini. Menurutnya, semua pihak yang diduga terlibat harus diperiksa secara objektif, dan apabila terbukti bersalah, harus dihukum sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Prof. Sutan juga mengingatkan agar penyidikan kasus ini mengutamakan transparansi dan keadilan, sehingga kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum dapat terjaga. Ia menegaskan bahwa keadilan bagi keluarga korban merupakan keharusan yang tidak boleh diabaikan.
Kasus ini kini menjadi perhatian luas masyarakat, yang berharap aparat segera mengungkap fakta-fakta sebenarnya dan memberikan kepastian hukum kepada keluarga korban. (**).
Narasumber: Prof Sutan Nasomal.















