• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Index
DerapKalimantan.com
Advertisement
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional
  • Login
No Result
View All Result
DerapKalimantan.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional
No Result
View All Result
DerapKalimantan.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional
Home Daerah

Suara Hanafiah di Tengah Raungan Alat Berat, “Diusir Demi Batu Bara”, Ada Air Mata Warga: Kejamnya PT Berau Coal  

Admin by Admin
November 2, 2025
in Daerah
0
Suara Hanafiah di Tengah Raungan Alat Berat, “Diusir Demi Batu Bara”, Ada Air Mata Warga: Kejamnya PT Berau Coal  
0
SHARES
126
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERAU – Di tepian Blok KM 8, Desa Sambakungan, Kecamatan Gunung Tabur, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, suara mesin alat berat meraung lebih lantang daripada jeritan keadilan. Di atas tanah yang dulu subur dengan kebun dan pepohonan milik warga, kini tersisa debu, parit tambang, dan rasa kecewa, Minggu, (2/11/2025) 

Hanafiah, warga Sambakungan, masih ingat betul bagaimana perjuangannya mempertahankan lahan milik istrinya dan adiknya dari penggusuran paksa yang dilakukan PT Berau Coal. Ia telah menempuh berbagai cara: melapor ke kepolisian, meminta mediasi ke kecamatan, hingga berkomunikasi langsung dengan pihak perusahaan. Namun, semua upaya itu berujung buntu.

“Dulu mereka sering datang ke pondok saya, ngobrol akrab. Tapi setelah saya menuntut kejelasan lahan, semua nomor telepon mereka tak lagi bisa dihubungi,” kata Hanafiah dengan nada lirih ketika dihubungi Derap Kalimantan, Jumat lalu.

Permasalahan bermula ketika pihak perusahaan melakukan aktivitas pertambangan di lahan warga yang belum dibebaskan. Lahan tetangga Hanafiah, milik Rahmat, disebut sudah mendapat ganti rugi. Ironisnya, lahan milik istri dan adik Hanafiah yang berdampingan tak kunjung dibayar. “Kami hanya minta keadilan. Kalau lahan tetangga bisa dibayar, kenapa lahan kami tidak?” ujarnya.

Janji Mediasi yang Tak Pernah Terealisasi

Mediasi pernah diupayakan di Kantor Kecamatan Gunung Tabur. Saat itu hadir perwakilan PT Berau Coal, Kepala Kampung Sambakungan, dan para pemilik lahan. Camat sempat berjanji akan turun langsung ke lokasi untuk mengambil titik koordinat guna memastikan batas kepemilikan lahan. Namun, janji tinggal janji. Hingga kini, tidak ada satu pun tindak lanjut nyata dari pihak kecamatan.

“Sudah berkali-kali kami tunggu, tapi mereka tidak pernah datang ke lokasi. Kami seperti diping-pong, tidak ada kepastian,” ujar Hanafiah.

Diusir dengan Alat Berat dan Aparat

Situasi memanas ketika alat berat milik perusahaan mulai mendorong dan menggusur lahan yang masih disengketakan. Hanafiah yang mencoba bertahan di lokasi justru didatangi aparat keamanan. Ia dibujuk agar meninggalkan lahan dengan alasan “perintah pimpinan”.

“Saya tak bisa berbuat apa-apa. Mereka datang ramai-ramai, bilang akan menyampaikan ke pimpinan PT Berau Coal. Tapi sampai sekarang tidak ada hasilnya,” tuturnya.

Kemanusiaan yang Tertimbun Batu Bara

Kasus ini menyoroti wajah buram relasi antara perusahaan tambang dan masyarakat lokal di Kalimantan Timur. Di tengah ambisi produksi dan target korporasi, sisi kemanusiaan sering kali dikorbankan. Hanafiah hanyalah satu dari banyak warga kecil yang kehilangan tanah, tempat tinggal, dan harapan.

Pihak PT Berau Coal hingga berita ini diturunkan belum memberikan tanggapan resmi terkait klaim warga Sambakungan. Upaya konfirmasi melalui nomor telepon dan pesan singkat kepada staf dan manajer lahan perusahaan juga tidak mendapat respons.

Di Sambakungan, tambang batu bara memang terus menggeliat, tapi di balik gemuruh alat berat dan laporan produksi, ada kisah getir tentang keadilan yang tak kunjung datang. Seperti kata Hanafiah, “Tanah boleh mereka gali, tapi keadilan jangan dikubur.”

Tim DerapKalimantan. Com

Post Views: 43
Tags: Presiden Prabowo
Previous Post

Prof Dr Sutan Nasomal Minta Kemenkes RI Bersama Kadinkes DKI Jakarta Transparan Pada Media Buka Data Manfaat agar Rakyat Tahu

Next Post

Pengelolaan Aset Pemkab Berau Dinilai Lemah: Mess Tenaga Medis Terbengkalai di Tengah Kota Tanjung Redeb

Admin

Admin

Next Post
Pengelolaan Aset Pemkab Berau Dinilai Lemah: Mess Tenaga Medis Terbengkalai di Tengah Kota Tanjung Redeb

Pengelolaan Aset Pemkab Berau Dinilai Lemah: Mess Tenaga Medis Terbengkalai di Tengah Kota Tanjung Redeb

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Duka di Balik Tembok Panti: Kekerasan dan Pelecehan Seksual Diduga Terjadi di Yayasan Panti Asuhan

Duka di Balik Tembok Panti: Kekerasan dan Pelecehan Seksual Diduga Terjadi di Yayasan Panti Asuhan

Mei 5, 2025
Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Bupati, SK Kenaikan Tarif PDAM Jadi Sorotan “Lempar Batu, Sembunyi Tangan”

Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Bupati, SK Kenaikan Tarif PDAM Jadi Sorotan “Lempar Batu, Sembunyi Tangan”

Januari 5, 2025
Diduga Tabrak Undang-undang untuk Muluskan Kenaikan Tarif Restribusi RSUD dr. Abdul Rivai, Benarkah..?   Ini Faktanya….! 👇👇👇

Tarif Restribusi Rawat Inap RSUD dr.Abdul Rivai Lebih Mahal Dibandingkan RSUD Wahab Syahrani dan RSUD Kanujoso Balikpapan, Segini Besarannya 👇👇👇

November 12, 2024
Dugaan Korupsi Mengemuka: Proyek Fiktif dan Jalan Desa Mangkrak, ADD Rp. 7 Miliar di Desa Tj. Mangkaliat Dipertanyakan

Dugaan Korupsi Mengemuka: Proyek Fiktif dan Jalan Desa Mangkrak, ADD Rp. 7 Miliar di Desa Tj. Mangkaliat Dipertanyakan

April 22, 2025
Warga Resah, Peredaran Miras Ilegal di Jl. H. A. R. M Ayoeb Tanjung Redeb Kian Terang-Terangan

Warga Resah, Peredaran Miras Ilegal di Jl. H. A. R. M Ayoeb Tanjung Redeb Kian Terang-Terangan

2
Pembangunan Drainase di Talisayan Diduga Asal-asalan, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek Miliaran Rupiah

Pembangunan Drainase di Talisayan Diduga Asal-asalan, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek Miliaran Rupiah

1

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Shadow Tactics: Blades of the Shogun Review

0
Banteng Depok Bergotong Royong, Kumpulkan dan Salurkan Bantuan Bagi Korban Bencana Sumatera

Banteng Depok Bergotong Royong, Kumpulkan dan Salurkan Bantuan Bagi Korban Bencana Sumatera

Desember 16, 2025
Pandangan Akademik Connie Rahakundini, Atas Narasi “Kaum Ah Sudahlah” Tentang Bencana Sumatera dan Status Bencana Nasional

Pandangan Akademik Connie Rahakundini, Atas Narasi “Kaum Ah Sudahlah” Tentang Bencana Sumatera dan Status Bencana Nasional

Desember 16, 2025
Ketika Hutan Hilang, Bencana Datang: Alarm Ekologis Berau

Ketika Hutan Hilang, Bencana Datang: Alarm Ekologis Berau

Desember 16, 2025
234 SC hadiri transisi kepemimpinan Pangdam I/ BB — Tekan sinergi pembangunan Sumut yang merata .

234 SC hadiri transisi kepemimpinan Pangdam I/ BB — Tekan sinergi pembangunan Sumut yang merata .

Desember 16, 2025

Recent News

Banteng Depok Bergotong Royong, Kumpulkan dan Salurkan Bantuan Bagi Korban Bencana Sumatera

Banteng Depok Bergotong Royong, Kumpulkan dan Salurkan Bantuan Bagi Korban Bencana Sumatera

Desember 16, 2025
Pandangan Akademik Connie Rahakundini, Atas Narasi “Kaum Ah Sudahlah” Tentang Bencana Sumatera dan Status Bencana Nasional

Pandangan Akademik Connie Rahakundini, Atas Narasi “Kaum Ah Sudahlah” Tentang Bencana Sumatera dan Status Bencana Nasional

Desember 16, 2025
Ketika Hutan Hilang, Bencana Datang: Alarm Ekologis Berau

Ketika Hutan Hilang, Bencana Datang: Alarm Ekologis Berau

Desember 16, 2025
234 SC hadiri transisi kepemimpinan Pangdam I/ BB — Tekan sinergi pembangunan Sumut yang merata .

234 SC hadiri transisi kepemimpinan Pangdam I/ BB — Tekan sinergi pembangunan Sumut yang merata .

Desember 16, 2025

Browse by Category

  • Ancol
  • Bible Practice Today
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Internasional
  • Internasional
  • Jumat Berkah
  • Kejaksaan RI
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Mahkamah Agung RI
  • Mahkamah Agus RI
  • Maritim
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwaisata
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • TNI & POLRI

Recent News

Banteng Depok Bergotong Royong, Kumpulkan dan Salurkan Bantuan Bagi Korban Bencana Sumatera

Banteng Depok Bergotong Royong, Kumpulkan dan Salurkan Bantuan Bagi Korban Bencana Sumatera

Desember 16, 2025
Pandangan Akademik Connie Rahakundini, Atas Narasi “Kaum Ah Sudahlah” Tentang Bencana Sumatera dan Status Bencana Nasional

Pandangan Akademik Connie Rahakundini, Atas Narasi “Kaum Ah Sudahlah” Tentang Bencana Sumatera dan Status Bencana Nasional

Desember 16, 2025
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Index

Hak Cipta Derapkalimantan.com © 2024 Website Development

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional

Hak Cipta Derapkalimantan.com © 2024 Website Development

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In