Tabang,Kukar, Sebuah kecelakaan lalu lintas yang melibatkan bus antar jemput karyawan perusahaan tambang terjadi di wilayah Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, dan berujung pada aksi pembakaran bus oleh warga, pada [jum’at/19/12/2025].
Peristiwa tersebut bermula ketika sebuah bus antar jemput karyawan tambang yang diketahui berasal dari salah satu site perusahaan tambang di wilayah Tabang menabrak seorang pengendara sepeda motor, warga lokal Dayak Ritan, di jalur umum. Akibat kecelakaan itu, korban dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Insiden tersebut memicu kemarahan warga setempat. Massa kemudian membakar bus antar jemput karyawan yang terlibat dalam kecelakaan sebagai bentuk protes atas kejadian tersebut. Aksi warga tidak berhenti sampai di situ. Jalur hauling tambang di kawasan tersebut juga diblokir, sehingga aktivitas operasional sejumlah perusahaan tambang terdampak.
Menurut informasi yang dihimpun, bus tersebut digunakan untuk mengantar dan menjemput karyawan tambang dan melintas di jalan umum yang juga digunakan oleh masyarakat. Karena kejadian tersebut melibatkan kendaraan operasional tambang, dampaknya meluas hingga ke seluruh perusahaan yang beroperasi di kawasan Tabang, termasuk perusahaan yang berada di bawah naungan Bayan Group selaku pemilik konsesi tambang di wilayah tersebut.
Warga menilai keberadaan kendaraan operasional tambang di jalur umum sering kali membahayakan keselamatan masyarakat, sehingga mereka menuntut pertanggungjawaban atas insiden yang merenggut nyawa warga lokal tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, aparat keamanan masih melakukan pengamanan di lokasi untuk mencegah terjadinya konflik lanjutan. Sementara itu, pihak perusahaan dan aparat terkait diharapkan segera melakukan mediasi dengan warga guna mencari solusi dan memastikan keamanan serta kelancaran aktivitas masyarakat dan operasional perusahaan.***
Tim DK.















