BALIKPAPAN, 5 November 2026 – Polda Kalimantan Timur terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui Program Polisi Peduli Pengangguran (POLIRAN). Sebanyak 80 lulusan Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) Balikpapan disiapkan untuk memasuki dunia kerja melalui sinergi pemerintah daerah, lembaga pelatihan, dan dunia usaha.
Kegiatan penyerahan dan penempatan tenaga kerja tersebut berlangsung di BLKI Balikpapan, Kelurahan Sepinggan, Kecamatan Balikpapan Selatan, Kamis (5/11/2026), dihadiri Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro, S.H., S.I.K., M.H., C.F.E., CFrA., Wakapolda Brigjen Pol Rustam Mansur, S.I.K., M.M., serta sejumlah pejabat utama Polda Kaltim.
Kapolda Kaltim menegaskan, POLIRAN merupakan langkah konkret Polri dalam membantu masyarakat memperoleh kesempatan kerja sekaligus memperkuat pemberdayaan ekonomi.
Menurutnya, penanganan pengangguran membutuhkan kolaborasi berkelanjutan agar kompetensi tenaga kerja yang dihasilkan lembaga pelatihan sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
“Kami ingin masyarakat yang mendapatkan pelatihan nantinya bisa ditampung di perusahaan. Perusahaan juga menyampaikan kebutuhan tenaga kerjanya sehingga siklus ini dapat berjalan dengan baik,” tegas Endar.
Ia juga menekankan bahwa peserta BLKI harus mengikuti pelatihan secara serius agar memiliki keterampilan nyata, bukan sekadar memperoleh sertifikat.
Dukungan serupa disampaikan Ketua DPD APINDO Kaltim, Dr. Abriantinus. Pihaknya berkomitmen mengoordinasikan perusahaan untuk menghimpun informasi lowongan pekerjaan agar dapat disesuaikan dengan kompetensi lulusan BLKI.
Sementara itu, Kepala Disnakertrans Kaltim, H. Rozani, S.H., M.Si., mengungkapkan tingkat penyerapan alumni BLKI meningkat dari sekitar 60 persen pada tahun sebelumnya menjadi 71 persen pada tahun ini. Ia berharap melalui sinergi tersebut angka penyerapan dapat terus meningkat hingga 100 persen.
Sejumlah perusahaan yang turut mendukung program ini antara lain PT Karsa Maju Bersama, PT Mil Teknik Bersaudara, dan Kanat Kitchen.
Melalui Program POLIRAN, Polda Kaltim bersama pemerintah daerah dan dunia usaha berupaya membangun keterhubungan antara pelatihan, kebutuhan industri, dan penempatan tenaga kerja
Program ini menegaskan bahwa kehadiran Polri tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui kepedulian sosial, pemberdayaan masyarakat, serta dukungan nyata dalam membuka kesempatan kerja demi terwujudnya Kalimantan Timur yang aman, produktif, dan sejahtera.
/Red/Hmd















