• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Index
DerapKalimantan.com
Advertisement
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional
  • Login
No Result
View All Result
DerapKalimantan.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional
No Result
View All Result
DerapKalimantan.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional
Home Nasional

Mengenang Banser Riyanto Pahlawan Toleransi Yang Gugur Dimalam Natal, Demi Kemanusiaan

Admin by Admin
Desember 25, 2025
in Nasional
0
Mengenang Banser Riyanto Pahlawan Toleransi Yang Gugur Dimalam Natal, Demi Kemanusiaan
0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta,-Riyanto adalah anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser NU) yang dikenal sebagai pahlawan kemanusiaan karena aksi heroiknya menyelamatkan ratusan jemaat gereja dari ledakan bom saat Malam Natal tahun 2000 di Mojokerto, Jawa Timur.

Peristiwa tragis ini terjadi pada malam Natal, 24 Desember 2000, di Gereja Eben Haezer, Mojokerto, Jawa Timur.

Kronologi Singkat: Riyanto dan beberapa personel Banser lainnya bertugas membantu polisi mengamankan perayaan misa Natal. Ketika misa akan berlangsung, ditemukan sebuah bungkusan mencurigakan di dalam gereja. Riyanto segera memeriksa bungkusan tersebut, yang ternyata berisi bom rakitan dengan kabel dan pemicu yang sudah menyala.

Aksi Heroik Tanpa ragu, Riyanto mendekap bom tersebut dan membawanya lari menjauh dari kerumunan jemaat untuk membuangnya ke tempat yang lebih aman. Namun, bom meledak dalam pelukannya, menyebabkan ia gugur di tempat kejadian pada usia 25 tahun, Tindakan cepat dan berani Riyanto berhasil menyelamatkan ratusan nyawa jemaat gereja yang sedang beribadah malam itu.

Pengakuan

Pahlawan Kemanusiaan:

Riyanto dikenang sebagai simbol toleransi antar umat beragama dan pahlawan yang mengorbankan nyawanya demi nilai-nilai kemanusiaan, tanpa memandang perbedaan agama.

Pandangan Gus Dur: Presiden ke-4 RI, Abdurrahman Wahid (Gus Dur), menyatakan bahwa Riyanto gugur bukan karena membela akidah agama lain, melainkan membela kemanusiaan dan kedaulatan Indonesia dari ancaman terorisme, sebuah teladan keberagaman yang masih hidup hingga kini.

Riyanto Gugur sebagai pahlawan, meninggalkan teladan keberanian, toleransi, dan pengorbanan demi kemanusiaan.

Tindakan Riyanto mencerminkan semangat pengorbanan yang tinggi, tidak hanya sebagai anggota Banser, tetapi juga sebagai seorang manusia yang peduli terhadap keselamatan sesama, tanpa memandang perbedaan keyakinan. Keberanian Riyanto melampaui batasan egoisme, membuktikan bahwa nilai kemanusiaan dapat mengatasi segala bentuk sekat agama, suku, atau golongan.

Pengorbanannya memberikan pelajaran penting bagi bangsa Indonesia, persatuan dan solidaritas harus menjadi landasan dalam menghadapi tantangan keberagaman. Dalam konteks pluralisme, Riyanto menjadi contoh nyata bagaimana agama dapat menjadi pendorong untuk melindungi, bukan membatasi, harmoni sosial.

Merujuk pada unggahan NU Online, sepenggal kisah heroisme Riyanto pernah diceritakan oleh Wakil Sekretaris PCNU Jember, Moch Eksan saat menjadi pemateri dalam Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Gumukmas dan Puger di aula Pondok Pesantren Darul Muhibbin, Desa Puger Kulon, Kecamatan Puger, Jember, Jawa Timur, Jum’at (27/4/2018) malam.

Menurutnya, Riyanto adalah sosok heroik yang berani mengambil resiko demi menyelamatkan nyawa orang lain yang notabene berbeda agama.

Eksan menambahkan, apa yang dilakukan Riyanto merupakan gambaran umum sikap Banser dalam menunaikan tugas-tugas kemanusiaan, berjuang menjalin kerukunan antar umat beragama, melindungi kelompok minoritas dan sebagainya.

 

Sungguh tugas yang sangat mulya. NU yang tak lain adalah induk organisasi Ansor (Banser) memang menjadi jangkar bagi ‘perahu’ Indonesia yang dihuni penumpang dari latar belakang agama, budaya dan suku yang berbeda.

 

“Apa yang dilakukan Banser dalam setiap natal itu merupakan terjemahan dari sikap NU yang moderat dan menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi. Saya kira semangat Riyanto perlu kita diteladani oleh Banser masa kini,” ungkapnya.

 

Warisan Riyanto untuk Toleransi dan Keberagaman

 

Hingga kini, nama Riyanto terus dikenang dalam berbagai peringatan lintas agama. Gereja Eben Haezer setiap tahun mengadakan momen khusus untuk mengenang jasanya. Tidak hanya umat Kristiani, komunitas Muslim dan masyarakat umum juga menjadikan kisah Riyanto sebagai inspirasi untuk terus memperjuangkan nilai-nilai perdamaian.

Keteladanan Riyanto semakin relevan di tengah tantangan zaman yang sering kali mengancam keharmonisan sosial. Ia mengingatkan kita semua bahwa keberagaman adalah kekayaan, bukan ancaman, dan bahwa keberanian untuk menjaga sesama adalah tugas setiap individu.

Riyanto telah pergi, tetapi pesan yang ia tinggalkan tetap hidup: kemanusiaan harus menjadi prioritas di atas segalanya. Sebagai seorang Muslim, ia menghidupkan ajaran Islam tentang kasih sayang dan melindungi sesama. Sebagai warga negara, ia menunjukkan pengabdian tanpa pamrih kepada bangsa dan negara.

Di hari-hari penuh refleksi seperti perayaan Natal atau momen-momen persatuan lainnya, Riyanto menjadi pengingat akan pentingnya keberanian untuk bersatu, melindungi, dan mencintai satu sama lain, sebagaimana ia telah melakukannya dengan nyawanya sendiri.

Mengenang Riyanto bukan sekadar mengenang seorang pahlawan, tetapi juga merefleksikan bagaimana kita, sebagai bangsa yang majemuk, dapat terus menjaga warisan toleransi dan pengorbanan yang ia tinggalkan.**

Tim

Post Views: 52
Tags: Berita DerapKalimantan
Previous Post

Isu Pengurangan Tenaga Outsourcing SMA/SMK/SLB di Kaltim Picu Kegelisahan, Pemprov Diminta Kedepankan Aspek Kemanusiaan

Next Post

Meski Libur, Warga Tetap Bisa Dapatkan Layanan Pertanahan di Kantah di Penjuru Indonesia

Admin

Admin

Next Post
Meski Libur, Warga Tetap Bisa Dapatkan Layanan Pertanahan di Kantah di Penjuru Indonesia

Meski Libur, Warga Tetap Bisa Dapatkan Layanan Pertanahan di Kantah di Penjuru Indonesia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Duka di Balik Tembok Panti: Kekerasan dan Pelecehan Seksual Diduga Terjadi di Yayasan Panti Asuhan

Duka di Balik Tembok Panti: Kekerasan dan Pelecehan Seksual Diduga Terjadi di Yayasan Panti Asuhan

Mei 5, 2025
Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Bupati, SK Kenaikan Tarif PDAM Jadi Sorotan “Lempar Batu, Sembunyi Tangan”

Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Bupati, SK Kenaikan Tarif PDAM Jadi Sorotan “Lempar Batu, Sembunyi Tangan”

Januari 5, 2025
Diduga Tabrak Undang-undang untuk Muluskan Kenaikan Tarif Restribusi RSUD dr. Abdul Rivai, Benarkah..?   Ini Faktanya….! 👇👇👇

Tarif Restribusi Rawat Inap RSUD dr.Abdul Rivai Lebih Mahal Dibandingkan RSUD Wahab Syahrani dan RSUD Kanujoso Balikpapan, Segini Besarannya 👇👇👇

November 12, 2024
Dugaan Korupsi Mengemuka: Proyek Fiktif dan Jalan Desa Mangkrak, ADD Rp. 7 Miliar di Desa Tj. Mangkaliat Dipertanyakan

Dugaan Korupsi Mengemuka: Proyek Fiktif dan Jalan Desa Mangkrak, ADD Rp. 7 Miliar di Desa Tj. Mangkaliat Dipertanyakan

April 22, 2025
Warga Resah, Peredaran Miras Ilegal di Jl. H. A. R. M Ayoeb Tanjung Redeb Kian Terang-Terangan

Warga Resah, Peredaran Miras Ilegal di Jl. H. A. R. M Ayoeb Tanjung Redeb Kian Terang-Terangan

2
Pembangunan Drainase di Talisayan Diduga Asal-asalan, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek Miliaran Rupiah

Pembangunan Drainase di Talisayan Diduga Asal-asalan, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek Miliaran Rupiah

1

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Shadow Tactics: Blades of the Shogun Review

0
Tanggapan Senator Paul Finsen Mayor: “Semua Kembali ke Masyarakat Papua”

Tanggapan Senator Paul Finsen Mayor: “Semua Kembali ke Masyarakat Papua”

April 16, 2026
Waskat Penggunaan Senjata Api Dinas, Div Propam Polri Gelar Rik Senpi Di Polres Binjai

Waskat Penggunaan Senjata Api Dinas, Div Propam Polri Gelar Rik Senpi Di Polres Binjai

April 16, 2026
Rakor FPK Kabupaten/Kota Se Kaltim 2026 Tegaskan Komitmen Jaga Persatuan dan Stabilitas Daerah

Rakor FPK Kabupaten/Kota Se Kaltim 2026 Tegaskan Komitmen Jaga Persatuan dan Stabilitas Daerah

April 16, 2026
Kapolrestabes Nyatakan Berantas Judi, Namun Aktivitas Mesin Ikan “GBM 99” di Medan Utara Masih Marak

Kapolrestabes Nyatakan Berantas Judi, Namun Aktivitas Mesin Ikan “GBM 99” di Medan Utara Masih Marak

April 16, 2026

Recent News

Tanggapan Senator Paul Finsen Mayor: “Semua Kembali ke Masyarakat Papua”

Tanggapan Senator Paul Finsen Mayor: “Semua Kembali ke Masyarakat Papua”

April 16, 2026
Waskat Penggunaan Senjata Api Dinas, Div Propam Polri Gelar Rik Senpi Di Polres Binjai

Waskat Penggunaan Senjata Api Dinas, Div Propam Polri Gelar Rik Senpi Di Polres Binjai

April 16, 2026
Rakor FPK Kabupaten/Kota Se Kaltim 2026 Tegaskan Komitmen Jaga Persatuan dan Stabilitas Daerah

Rakor FPK Kabupaten/Kota Se Kaltim 2026 Tegaskan Komitmen Jaga Persatuan dan Stabilitas Daerah

April 16, 2026
Kapolrestabes Nyatakan Berantas Judi, Namun Aktivitas Mesin Ikan “GBM 99” di Medan Utara Masih Marak

Kapolrestabes Nyatakan Berantas Judi, Namun Aktivitas Mesin Ikan “GBM 99” di Medan Utara Masih Marak

April 16, 2026

Browse by Category

  • Ancol
  • Bible Practice Today
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Internasional
  • Internasional
  • Jumat Berkah
  • Kejaksaan RI
  • Kemendagri
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Mahkamah Agung RI
  • Mahkamah Agus RI
  • Maritim
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwaisata
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • TNI & POLRI
  • TRCPPA Indonesia

Recent News

Tanggapan Senator Paul Finsen Mayor: “Semua Kembali ke Masyarakat Papua”

Tanggapan Senator Paul Finsen Mayor: “Semua Kembali ke Masyarakat Papua”

April 16, 2026
Waskat Penggunaan Senjata Api Dinas, Div Propam Polri Gelar Rik Senpi Di Polres Binjai

Waskat Penggunaan Senjata Api Dinas, Div Propam Polri Gelar Rik Senpi Di Polres Binjai

April 16, 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Index

Hak Cipta Derapkalimantan.com © 2024 Website Development

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Hukrim
  • Kejaksaan RI
  • Ekonomi
  • TNI & POLRI
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kuliner
  • Internasional

Hak Cipta Derapkalimantan.com © 2024 Website Development

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In