BERAU, 28 Desember 2025 – Sebuah langkah mulia dalam upaya perlindungan dan pembinaan anak-anak kembali terwujud di Kabupaten Berau. Panti Asuhan Anak Laki-Laki Muslim Berau yang berlokasi di Jalan Gunung Panjang Gang Mulia, RT 17, resmi diresmikan pada Minggu (28/12) pukul 10.00 WIB. Peresmian berlangsung khidmat, penuh rasa syukur, serta dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat dan aparat penegak hukum.
Momentum bersejarah ini semakin bermakna dengan kehadiran Ketua Nasional Tim Reaksi Cepat Perlindungan Anak (TRCPPA), Bunda Jeny Claudya Lumowa, yang secara langsung memberikan sambutan dan pesan moral kepada seluruh hadirin.
Dalam sambutannya, Bunda Jeny mengawali dengan ungkapan syukur kepada Allah Subhanahu Wata’ala atas terselenggaranya peresmian panti asuhan tersebut. Ia menegaskan bahwa keberadaan panti ini bukan sekadar bangunan fisik, melainkan wujud nyata kepedulian kolektif terhadap masa depan anak-anak yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang.
“Peresmian panti asuhan ini bukan hanya menjadi tonggak penting bagi Berau, tetapi juga bukti bahwa masih banyak hati yang tergerak untuk menjaga dan membina generasi penerus bangsa,” ungkapnya.
Sebagai Ketua Nasional TRCPPA, Bunda Jeny menekankan bahwa perlindungan anak adalah tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa. Menurutnya, panti asuhan harus menjadi rumah kedua yang aman, nyaman, dan penuh cinta, sekaligus pusat pembinaan karakter dan pengembangan potensi anak-anak.
Panti asuhan ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat berlindung, tetapi juga sebagai tempat membentuk karakter, menanamkan nilai keimanan, serta mempersiapkan anak-anak agar kelak tumbuh menjadi pribadi yang bertakwa, mandiri, dan bermanfaat bagi agama, bangsa, dan negara,” tegasnya.
Program Pembinaan Terpadu dan Berkelanjutan
Panti Asuhan Anak Laki-Laki Muslim Berau dirancang sebagai lembaga pembinaan yang menyeluruh dan berkelanjutan. Berbagai program unggulan disiapkan guna mendukung tumbuh kembang anak secara optimal, baik dari sisi intelektual, spiritual, keterampilan, maupun mental emosional.
Program tersebut meliputi pendidikan akademik melalui kerja sama dengan sekolah dasar dan menengah di sekitar panti, didukung bimbingan belajar tambahan serta pemanfaatan fasilitas pembelajaran digital. Dari sisi spiritual, anak-anak dibina melalui kegiatan keagamaan rutin, pembelajaran Al-Qur’an dengan metode hafalan dan tajwid, serta penanaman akhlak mulia sesuai ajaran Islam.
Selain itu, panti juga menyediakan pelatihan keterampilan praktis seperti memasak, perawatan elektronik dasar, kerajinan tangan, hingga pertanian skala kecil sebagai bekal kemandirian di masa depan. Pengembangan minat dan bakat anak dilakukan melalui kegiatan olahraga, seni musik, serta seni lukis, sementara layanan konseling dan pembinaan psikologis diberikan secara berkala untuk menjaga kesehatan mental dan membentuk karakter positif seperti disiplin, kejujuran, dan tanggung jawab.
Bunda Jeny berharap seluruh program tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh anak-anak panti agar mereka tumbuh dengan rasa percaya diri dan harapan yang kuat untuk masa depan.
Dukungan Aparat dan Masyarakat
Acara peresmian turut dihadiri oleh perwakilan Kepolisian Resor Berau, di antaranya Kasat Binmas AKP Agus serta Kepala Pelayanan Perlindungan Anak (PPA) Polres Berau IPTU Siawanto. Kehadiran mereka menambah rasa aman dan memberikan dukungan moral terhadap upaya perlindungan anak di wilayah Berau.
Pengurus panti asuhan menyampaikan rasa syukur dan haru atas berdirinya panti tersebut. Mereka menyatakan kesiapan untuk menjalin kerja sama dengan pemerintah daerah, aparat, masyarakat, serta dunia usaha demi memastikan kesejahteraan dan masa depan anak-anak asuh.
Menutup sambutannya, Bunda Jeny menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, mulai dari pengurus, relawan, hingga para donatur. Ia berharap setiap amal kebaikan yang diberikan mendapatkan balasan berlipat ganda dari Allah SWT.
“Mari kita jaga dan kembangkan panti asuhan ini bersama-sama agar menjadi tempat yang penuh kasih sayang dan keberkahan. Semoga anak-anak di sini tumbuh menjadi generasi yang baik, cerdas, berakhlak mulia, dan mampu membawa harum nama bangsa Indonesia,” tutupnya.
Jurnalis DK : Marihot















